Desakan maju di Pilgub DKI menguat, Risma mengaku terganggu
"Saya itu kerja, jadi jangan diganggu," keluh Risma.
Akhir-akhir ini nama Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini, mencuat di bursa pencalonan calon Gubernur DKI Jakarta. Sampai-sampai, salah satu elemen pemuda di Jakarta yang menamakan diri JakLovers menyambangi Surabaya itu untuk berdiskusi dengan elemen Anak Muda di Kota Pahlawan.
Dalam pertemuan itu, JakLovers meminta agar Anak Muda Surabaya untuk turut mendukung Risma, yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Dia akan diusung menjadi rival berat calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Meski demikian, Risma menanggapi berbeda desakan itu. Dia menilai ajakan untuk maju dan menjadi pemimpin di ibu kota mengganggunya.
"Jika permasalahannya kalau ada desakan untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta itu dianggap mengganggunya. Tetap itu mengganggu saya. Karena jabatan ini amanah," terang Risma, Jumat (5/8).
Risma mengaku tahu sosok di balik itu pertemuan dua elemen pemuda di ibu kota dan Surabaya, hingga membuatnya geram,. Alumnus ITS tersebut hanya meminta kedua kelompok tersebut untuk tidak mengganggunya.
"Jadi saya itu kerja, jadi jangan diganggu," tegas Risma.
Baca juga:
Risma mengaku banyak yang mendorong untuk meninggalkan Surabaya
Sandiaga Uno dapat dukungan maju bersama Yusuf Mansur
Demokrat soal Ahok: Tak pernah datang ke rumah, ngapain buka pintu
Tak mau cuti, Ahok takut ada sabotase banjir saat kampanye
Ahok ingin cawagub seperti Raisa atau Dian Sastro