Dengar pidato SBY, Priyo ngaku berlinang air mata dan tergetar
Priyo menilai pidato SBY tersebut mengandung banyak sekali visi kenegaraan dari seorang negarawan.
Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengaku terpukau dengan pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2015 yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Priyo mengaku terharu dengan isi pidato yang disampaikan SBY hingga membuatnya hampir berlinang air mata.
"Saya berdecak kagum luar biasa sampai berkaca-kaca ketika beliau sampaikan titipan pribadi seolah pamit dan menyampaikan empat titipan," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).
Politisi Partai Golkar itu mengaku tergetar saat SBY berpidato yang seolah menyampaikan isi hatinya. Bahkan Priyo mengaku bangga terhadap sosok Presiden ke enam RI tersebut.
"Saya terpukau dengan pidato terakhir hari ini, menyampaikan isi hatinya. Saya bangga punya pemimpin sekaliber itu menempatkan dasar-dasar pondasi termasuk capaian yang didapatnya. Ini legacy yang perlu dihadapi meskipun ini prestasi adalah kerja kolektif, istana, presiden, gedung parlemen," papar Priyo.
Priyo menilai pidato SBY tersebut mengandung banyak sekali visi kenegaraan dari seorang negarawan. Meski tidak mudah, Priyo melihat, SBY berusaha mempraktikkan nilai-nilai demokrasi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
"Saya ikuti pidato sejak pertama sampai kesepuluh, ini pidato sangat memukau. Banyak hal soal visi kenegaraan, visi sebuah negeri besar yang elok. Mempraktikkan sistem demokrasi yang tidak mudah dilaksanakan, yang tetap ikut bersama mengawal visi untuk sama-sama bersejajar," tutup Priyo.(mdk/cob)