Demokrat Yakin Jokowi Kalah Jika Perusakan Atribut SBY Tak Diusut Tuntas
Andi berharap, Presiden Jokowi memastikan pengusutan dan penegakan hukum secara tuntas, termasuk siapa dalang di balik insiden itu. Menurut Andi, kasus ini adalah kesempatan Jokowi menggunakan uji nyali sebagai Presiden. Tidak mungkin ada keadilan hukum tanpa kepemimpinan kuat dari Presiden.
Partai Demokrat menunggu hasil penyelidikan polisi tentang insiden perusakan alat peraga kampanye partai dan foto SBY di Riau pada Sabtu (15/12) lalu. Polisi diharapkan profesional dalam mengungkap kasus yang membuat Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu marah.
"Cerita yang sebenarnya dan motif di balik insiden perusakan atribut SBY dan Demokrat telah diketahui banyak pihak, baik di Riau sendiri maupun di seluruh Indonesia, Partai Demokrat sendiri sudah mengantongi bukti dari investigasi," kata Wasekjen Demokrat, Andi Arief kepada wartawan, Senin (17/12).
Andi berharap, Presiden Jokowi memastikan pengusutan dan penegakan hukum secara tuntas, termasuk siapa dalang di balik insiden itu. Menurut Andi, kasus ini adalah kesempatan Jokowi menggunakan uji nyali sebagai Presiden. Tidak mungkin ada keadilan hukum tanpa kepemimpinan kuat dari Presiden.
"Kalau tidak, Jokowi akan kalah dalam Pilpres dan bahkan bisa jatuh. Tidak mungkin bisa diendapkan seperti kasus Novel Baswedan dan lainnya," tambah Andi.
Baca juga:
PDIP dan Demokrat Panas Lagi
Djarot Bilang SBY Tak Bangun Apa-Apa di Sumut, Ini Faktanya
Jawab Djarot, Sekjen Demokrat Beberkan Pembangunan Era SBY di Sumut
Baliho Demokrat Dirusak, Sandiaga Ungkapkan Simpatinya pada SBY dan AHY
Cuitan Andi Arief Soal Perusakan Bendera Demokrat yang Bikin PDIP Meradang
Bawaslu: Pelaku Perusak Baliho Demokrat Bisa Kena Sanksi Pidana
DPP PDIP Larang Kapitra Ampera Laporkan SBY ke Polisi