Demokrat siapkan Agus Yudhoyono buat Pemilu 2019
Demokrat siapkan Agus Yudhoyono buat Pemilu 2019. AHY menyatakan tak mau berandai-andai Jokowi akan memilihnya sebagai pendamping. AHY mengaku bakal terus terjun ke masyarakat untuk menyiapkan diri tanpa memerhatikan hasil survei tersebut.
Fraksi Partai Demokrat DPR mengundang Direktur The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Seminar Nasional Generasi Milenial, Senin (27/11). Acara ini bertujuan memberikan ruang bagi AHY untuk menyampaikan gagasannya terkait cara membentuk generasi milenial yang unggul, sekaligus menunjukkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.
Selain AHY, hadir pula sebagai pembicara, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Anggota Komisi X Muslim dan Wakil Ketua Umum KADIN Rico Rustombi.
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat Putu Supadma Rudana mengajak kepada fraksi-fraksi partai untuk mengundang AHY. AHY dinilai sebagai calon pemimpin muda potensial bagi Indonesia.
"Kenapa enggak fraksi lain mengundang tokoh ini? Bisa saja. Bisa saja fraksi lain mengundang AHY karena kan AHY bukan bagian dari Demokrat. Beliau tokoh muda bangsa," kata Putu, Selasa (28/11).
Putu meyakini putra sulung Presiden RI ke-6 itu akan siap untuk memimpin Indonesia apabila bangsa dan negara membutuhkan, terlebih pada 2019 ada perhelatan pemilu. Oleh karenanya, fraksi-fraksi partai diharapkan mengundang AHY agar mendengar gagasan dan visinya sebagai calon pemimpin.
"Mungkin 2019 ada tokoh yang enggak bisa untuk maju, tapi AHY kalau panggilan sejarah, panggilan bangsa dan negara beliau siap untuk memimpin kapanpun," terangnya.
Nama AHY berada di urutan kedua sebagai calon wakil presiden Joko Widodo setelah Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Pemilihan Presiden 2019 menurut survei Poltracking. Dari hasil sumilasi cawapres Jokowi, Gatot menempati posisi teratas dengan 16,4 persen, sedangkan Agus menempel ketat di posisi kedua dengan 16 persen.
Saat dikonfirmasi, AHY menyatakan tak mau berandai-andai Jokowi akan memilihnya sebagai pendamping. AHY mengaku bakal terus terjun ke masyarakat untuk menyiapkan diri tanpa memerhatikan hasil survei tersebut.
"Saya ingin terus mempersiapkan diri dengan baik saya tidak ingin terperangkap dengan survei. Survei ya bisa saja benar, tapi juga saya lebih fokus pada upaya untuk lebih mengenal masyarakat Indonesia secara keseluruhan," ucap AHY.
Tak hanya terjun ke masyarakat, AHY menuturkan akan terus berkomunikasi dan sowan dengan para tokoh bangsa dan elit politik nasional untuk meminta serta menyerap masukan sebagai modal menjadi pemimpin.
"Banyak hal yang perlu saya dalami lagi dan tentu saya berkomunikasi dengan berbagai pihak termasuk berbagai elite politik nasional," tukasnya.
Baca juga:
Pemilu 2019, 4 parpol tak penuhi syarat minimal KPU Kota Kediri
'Prabowo sudah lama belum turun gunung'
Beraroma Pilpres, pemerintah petakan potensi konflik di Pilkada 2018
PKB sebut wacana Jokowi-OSO di Pilpres 2019 biar Hanura eksis
Aksi relawan capreskan Cak Imin sampai sebut penerus Gus Dur
Golkar bentuk tim seleksi caleg jelang Pemilu 2019
PAN nilai wajar Hanura wacanakan OSO jadi wapres Jokowi di Pilpres 2019