LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat: Semuanya menjadi begini sejak AHY jadi calon gubernur DKI

Demokrat: Semuanya menjadi begini sejak AHY jadi calon gubernur DKI. Nurhayati Ali Assegaf menilai, aksi unjuk rasa yang terjadi di kediaman Presiden ke enam SBY bernuansa politis. Menurutnya, serangan terhadap pihak Cikeas muncul setelah putra sulung SBY, Agus Yudhoyono maju dalam pemilihan gubernur DKI.

2017-02-07 15:10:09
Susilo Bambang Yudhoyono
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menilai, aksi unjuk rasa yang terjadi di kediaman Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bernuansa politis. Menurutnya, serangan terhadap pihak Cikeas muncul setelah putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017.

"Kalau menurut saya ini tiba-tiba semuanya menjadi begini seperti ini sejak AHY (maju sebagai) calon gubernur DKI," ucapnya saat berada di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/2).

Nurhayati menilai, ini sebagai reaksi ketakutan pihak-pihak tertentu atas majunya Agus Yudhoyono dalam hajat politik lima tahunan Jakarta.

"Saya merasa tidak perlu, sebenarnya di era demokrasi tidak perlu ada yang merasa ketakutan. Kan demokrasi ini pilihan rakyat, kalau yakin dengan pilihan rakyat yasudah jalankan saja. Kompetisi persaingan kan biasa di era demokrasi. Saya gak takut waktu saya nyaleg itu ratusan pesaing saya, tapi kan kita jalanin saja. Di era demokrasi kan rakyat bisa menentukan pilihannya tanpa yang begini-begini," kata dia.

Saat disinggung apakah unjuk rasa itu suatu agenda setting atau bentuk intervensi pihak tertentu dalam memenangkan salah satu pasangan gubernur, anggota komisi I DPR RI ini menyerahkan semuanya pada masyarakat untuk bisa menilai.

"Saya kira kalau itu masyarakat bisa menilai. Karena yang akan memilih adalah rakyat tapi yang saya prihatin jangan bikin rakyat gelisah, ketakutan dengan mengintimidasi mantan presiden kita," bebernya.

"Saya tidak mengatakan by design atau apa, tapi ini korelasinya bisa dilihat," sambung Nurhayati.

Ditanya apakah Partai Demokrat bermaksud untuk melaporkan kepada penegak hukum soal demo dan sejumlah serangan terhadap SBY ini, Nurhayati mengaku belum mengetahui langkah apa selanjutnya yang akan dilakukan.

"Nanti kita lihat, tapi pasti kita akan membuat sesuatu. Nanti kita lihat, hari ini kan kita Rapimnas," tutupnya.

Baca juga:
Begini kondisi dalam mobil logistik usai ditinggal pendemo rumah SBY
SBY: Ada tweet seolah dari saya, isinya serang Jokowi dan Megawati
SBY mendadak mau pidato, live streaming Agus dibatalkan
Ini alasan polisi disebut terlambat amankan pendemo depan rumah SBY
'Mantan presiden 10 tahun diperlakukan begini, apalagi rakyat biasa'
Pendemo rumah SBY sewa Transjakarta dan Damri? Ini kata polisi
Ini penjelasan polisi soal pemilik Terrano saat demo di rumah SBY

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.