LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat Kritik Prabowo: Jangan Tanggapi Quick Count dengan Emosional

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan, hitung cepat merupakan hal yang lumrah dalam kontestasi politik. Dia melihat, seharusnya hal itu tak perlu dihadapi dengan emosional.

2019-04-17 21:07:48
Pilpres 2019
Advertisement

Capres Prabowo Subianto meyakini menang Pilpres 2019 dengan suara 62 persen. Meskipun, hal tersebut berbeda dengan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menempatkan Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan, hitung cepat merupakan hal yang lumrah dalam kontestasi politik. Dia melihat, seharusnya hal itu tak perlu dihadapi dengan emosional.

"Umpamanya menolak atau tidak menerima, harus betul-betul dengan alasan yang akurat, dan kita tidak perlu hadapi kondisi ini dengan cara emosional. Jadi alangkah baiknya dihindari munculnya retorika-retorika yang cenderung tidak membuat membuka pintu untuk dapatkan solusi yang terbaik," jelas Amir saat dihubungi merdeka.com, Rabu (17/4).

Advertisement

Amir menilai, Undang-Undang telah mengatur sebaik mungkin soal tata cara sengketa pemilu. Apabila tak menerima hasil dari KPU, ada jalur hukum acara melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau ada yang tidak puas yang harusnya menjadikan acuan utama itu UU hukum acara, penyelesaian sengketa pemilu itulah pilihan yang paling terbaik dan beradab. Jangan dulu melontarkan retorika yang cenderung emosional dan berpotensi menghasut, hindarkan," tambah Amir.

Dia meminta agar Prabowo dan koalisi menunggu saja hasil real count KPU ketimbang harus menyikapi berlebihan hitung cepat. Adil atau tidaknya penyelenggaraan pemilu, biarlah MK yang menentukan.

Advertisement

"Bukan tidak setuju (cara Prabowo), itukan sekarang beliau berasumsi dalam posisi quick count kan tidak mengikat, tunggu sampai ada penetapan KPU," tegas mantan lawyer KPU tersebut.

Sebelumnya, Prabowo tidak percaya dengan hasil quick count atau hitung cepat berbagai lembaga survei.

"Berdasarkan hasil quick count, kita di angka 62 persen kita menang, ini adalah hasil real count lebih dari 320 ribu TPS," katanya saat jumpa pers di Kertanegara, Kebayoran Baru, Rabu (17/4).

"Saya diyakinkan ahli statistik ini tidak akan berubah banyak, bisa naik 1 persen, bisa juga turun 1 persen. Tapi detik ini, hari ini kita berada 62 persen," tambahnya.

Prabowo menilai, dengan angka 62 persen berarti dirinya sudah di atas angin dan akan bertahan hingga hasil real count diresmikan.

"Jadi sekitar 40% saya yakin bahwa ini tidak akan berubah banyak, bisa naik satu persen bisa turun satu persen," ujarnya.

Baca juga:
Quick Count Indo Barometer Suara Masuk 90%: Jokowi 54,31%, Prabowo 45,69%
Bawaslu: 1.703 TPS Belum Terima Logistik, 6.474 TPS Kotak Suara Tak Tersegel
Sebut Dirinya Pemenang Pilpres, Prabowo Sujud Syukur
Ucapkan 'Selamat Jokowi Menang Lagi' di Instagram, Farhat Abbas Diserang Warganet
Prabowo Yakin Menang Pilpres 2019 dengan 62 Persen Suara
Wapres JK Sarankan Pemilu Selanjutnya Pisahkan Pileg dan Pilpres
Megawati: Mudah-mudahan Hasil KPU Jokowi Teruskan Tugas sebagai Presiden

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.