LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat akui makin dekat dengan Gerindra

Meski begitu, kata Ferdinand, keputusan berkoalisi semuanya bergantung pada pembicaraan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

2018-07-18 17:11:16
Partai Demokrat
Advertisement

Partai Demokrat terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai untuk menentukan arah koalisi di Pilpres 2019. Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan belakangan partainya intensif berkomunikasi dengan partai Gerindra.

"Sebagai ketum akan melakukan komunikasi politik dengan Gerindra dan Prabowo. Maka arah politiknya sekarang memang kita lebih intens dengan Gerindra," kata Ferdinand di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7).

Meski begitu, kata Ferdinand, keputusan berkoalisi semuanya bergantung pada pembicaraan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Serta kesepakatan yang dibangun oleh kedua petinggi partai tersebut.

Advertisement

"Apakah itu akan terbentuk koalisi itu tergantung hasil pembicaraan antara SBY dengan Prabowo karena hal-hal yang harus disepakati itu harus terjadi baru bisa berkoalisi," ungkapnya.

"Kalau tidak disepakati nanti kondisi-kondisi yang kita ajukan tentu tidak mungkin berkoalisi," ucapnya.

Sebelumnya, SBY diagendakan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman SBY, Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini (18/7). Namun pertemuan itu harus ditunda karena SBY tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Advertisement

"Pertemuan SBY dengan Prabowo diundur oleh Pak SBY tembikar dari Pacitan dan pokoknya dan sedang ditulis pada 17 Juli di RSPAD," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan.

Baca juga:
Soekarwo sebut Demokrat dukung capres nasionalis-religius
Demokrat prediksi Jokowi umumkan cawapres last minute agar poros ketiga gagal
Dokter Kepresidenan belum izinkan SBY dijenguk di RSPAD
Hubungan SBY-Megawati disebut jadi pengganjal Demokrat gabung ke koalisi Jokowi
Prabowo akan jenguk SBY ke RSPAD

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.