Deklarasi Anies Capres, Surya Paloh: Siap-Siap NasDem Dipuji hingga Dicap Pengkhianat
Namun, Paloh percaya alam akan berpihak kepada NasDem bila tetap memegang niat baik mencalonkan Anies sebagai calon presiden. Ia yakin segala bentuk-bentuk yang menghalangi upaya NasDem itu akan bisa dihadapi.
Ketua Umum NasDem, Surya Paloh mengingatkan, partainya siap-siap dicap menjadi pengkhianat karena mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden. Menurut Paloh bukan hanya pujian saja yang akan mendatangi NasDem, tetapi juga fitnah.
"Siap-siap juga NasDem bukan hanya mendapatkan puji, sanjung, fitnah, sirik, dengki, khianat, nah itu nanti yang akan dihadapi NasDem. Yang penting NasDem harus bersiap menghadapi situasi seperti itu," ujar Paloh saat deklarasi Anies capres di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10).
Namun, Paloh percaya alam akan berpihak kepada NasDem bila tetap memegang niat baik mencalonkan Anies sebagai calon presiden. Ia yakin segala bentuk-bentuk yang menghalangi upaya NasDem itu akan bisa dihadapi.
"Kalau dia mampu menghadapi masalah seperti tadi dengan tetap memegang niat baik itu, biasanya alam berpihak. Kalau alam sudah berpihak, itu berat siapapun yang menghalanginya, karena alam," ujarnya.
Paloh yakin niat baik itu akan didengar alam. Maka itu, ia akan mengupayakan untuk memohon doa kepada Tuhan. Agar masyarakat dibuka hatinya untuk mendukung Anies. Dari pihak yang tidak suka NasDem pun tetapi menyukai Anies.
"Upayakan kerja yang terbaik, mohon doa pada Sang Maha Pencipta, agar banyak terbuka pintu hati, mata hati masyarakat luas dari berbagai elemen, bukan dari keluarga NasDem itu sudah jelas. Dari yang tidak suka NasDem, tapi bisa suka sama Anies Baswedan itu penting nah baru dia bisa menang," ujarnya.
Paloh kembali meyakinkan pilihannya pada Anies sebagai capres. Dia berharap semua kader sejalan dengan apa yang menjadi keputusan partai.
"Mudah-mudahan, saya yakin dan percaya, Insya Allah. Kalau kawan-kawan juga sepakat dan menaruh empati dikit aja. Kalau enggak bisa bantu, tapi ngangguk aja dalam hati pun sudah bagus," tutup Paloh.
(mdk/lia)