Dedi Mulyadi sebut Ma'ruf Amin merupakan keturunan raja kerajaan Sumedang
Dedi bakal gencar 'menjual' ketokohan Ma'ruf sebagai ulama Banten yang juga ulama Sunda di Jawa Barat. Salah satu caranya melalui media sosial.
Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat Jokowi-Ma'ruf, Dedi Mulyadi mengungkap bakal memakai strategi menjual ketokohan cawapres Ma'ruf Amin. Namun, bukan hanya sebagai ulama, melainkan tokoh asli Sunda.
Politisi Golkar itu menjelaskan, Ma'ruf merupakan keturunan Pangeran Desa Ulun, raja terakhir kerajaan Sumedang. Selain itu, sebagai warga asli Banten, menurut Dedi, Ma'ruf juga merupakan tokoh sunda. Dia menilai mudah membawa ke daerah Jawa Barat seperti Bogor atau Sukabumi.
"Jadi tinggal dijelaskan saja segala informasi yang mereka dapatkan karena banyak yang diplintir, di mimbar-mimbar maupun di medsos, banyak informasi yang diplintir. Misalnya Abah hanya diperalat untuk meraih suara, itu gitu loh, kan bukan barang yang diperalat nanti kan ada argumentasi logis," kata Dedi di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (10/9).
"Kalau kita malah ada sebuah kebanggaan, ada tokoh sunda, kiai, trah Syech Nawawi Anbantani, pemimpin negeri ini. Kapan lagi waktunya klo bukan sekarang," lanjutnya.
Dedi bakal gencar 'menjual' ketokohan Ma'ruf sebagai ulama Banten yang juga ulama Sunda di Jawa Barat. Salah satu caranya melalui media sosial.
"Nanti saya akan bawa silsilahnya, akan saya bawa ke media sosial, sekarang nanti di medsos dijelasin aja silsilahnya secara terbuka, secara jelas, orang jabar bisa memahami," pungkasnya.
Ma'ruf senang dengan dukungan yang diberikan oleh Dedi Mulyadi. Dia percaya diri menang di Jawa Barat lantaran didukung tiga calon gubernur yang bertarung pada Pilkada 2018. Yaitu, Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi dan TB Hasanuddin.
"Secara umum kami memperkirakan mestinya suara Jokowi-Ma'ruf itu di atas 70, karena calon gubernur Jabar itu kan ada 3, yang tak ke sana, tapi yang ke pak Jokowi, pak Ridwan Kamil, pak Dedi dan pak Hasanuddin. Kalau dijumlah 80 persen," ucapnya.
Baca juga:
Ma'ruf Amin dukung polisi proses hukum penyebar hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet
Digagas Ma'ruf Amin, Rumah Pangan Santri solusi ketahanan pangan Nasional
Didukung kiai kampung di Jabar, Ma'ruf Amin targetkan 70 persen suara
Rais Aam NU dukung Ma'ruf Amin: Kader terbaik NU yang diminta negara
Ma'ruf Amin yakin ekonomi Indonesia pada tahun 2024 naik
Ma'ruf Amin: Pancasila bukan thogut tapi titik temu