Datangi Ponpes Sunan Pandanaran, Ma'ruf minta doa restu bukan mau kampanye
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin, hari ini melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Di hadapan ribuan santri, Ma'ruf menceritakan alasan bersilaturahmi ke ponpes itu.
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin, hari ini melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Di hadapan ribuan santri, Ma'ruf menceritakan alasan bersilaturahmi ke ponpes itu.
"Saya berkunjung ke pesantren yang berpengaruh, Sunan Pandanaran yang dibesarkan oleh KH Mufid Mas'ud. Saya memang sangat dekat dengan beliau," ucap Ma'ruf Amin di lokasi, Senin (15/10).
Kepada para santri, Ma'ruf mengingatkan agar mereka optimis dalam menatap masa depan cerah. Santri harus yakin dan punya harapan besar akan masa depannya.
"Karena santri bisa jadi apa saja. Saya bisa jadi cawapres. Gus Dur juga santri, bisa jadi presiden. Santri bisa jadi apa saja. Yang penting belajar sungguh-sungguh, persiapkan diri, supaya nanti bisa berkiprah di mana saja," ungkap Ma'ruf.
Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin sempat meminta doa dan restu karena dipercaya akan mendampingi Jokowi untuk 5 tahun mendatang.
"Saya memohon doa restunya. Karena saya dipilih Pak Jokowi menjadi cawapres," tutur Ma'ruf.
Dia menegaskan, apa yang disampaikan hanya meminta doa. Dan itu bukan bagian dari kampanye. "Saya tidak kampanye. Tapi saya hanya minta doa restu," pungkasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ma'ruf Amin: Sri Sultan harapkan agar demokrasi itu tidak merusak nasionalisme
Ma'ruf Amin: Informasi bahwa saya sakit itu hoaks
Ma'ruf wacanakan akan buat pelabuhan halal dan area industri halal
Saran Noe 'Letto' ke Ma'ruf Amin soal antisipasi hoaks di media sosial
Hadiri penutupan Jogja Halal Fest, Ma'ruf Amin kampanyekan 'halal is my life'
Bertemu Cak Nun, Ma'ruf cerita awal mula terima pinangan Jokowi jadi cawapres