Dapat 18 pertanyaan, Haji Lulung paparkan konsep membangun Jakarta
Di hadapan panelis Partai Demokrat, Lulung pede bisa membangun Jakarta lebih baik.
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung, menyampaikan dalam interview penjaringan Partai Demokrat diberikan 18 pertanyaan oleh panelis. Pertanyaan itu merujuk kepada upaya yang bakal dilakukannya ketika menjadi gubernur DKI Jakarta.
"Dari sembilan panelis masing-masing 3 pertanyaan berarti 18. Ada juga pertanyaan ekstra, satu pertanyaan tambahan. Persoalannya penyerapan anggaran kebanyakan kemudian persoalan sampah, kemacetan, banjir transportasi terutama ruas jalan yang dibutuhkan 14 persen dari luas Jakarta," kata Lulung usai tes interview, di DPP Partai Demokrat Jakarta Timur, Sabtu (21/5).
Selain itu, Lulung menjelaskan konsep andal yang dikemukakannya di hadapan panelis ialah konsep berbasis masyarakat lingkungan. Sebab, masyarakat selalu bayar pajak supaya komitmen percepatan pembangunan terlaksana.
"Konsep yang paling andal saya kemukakan konsep berbasis masyarakat lingkungan. Karena kita sadar masyarakat Jakarta bayar pajak punya komitmen percepatan pembangunan," ujarnya.
Selain itu, Lulung juga mengatakan dirinya tidak ingin ada konsep penertiban tanpa penataan. Sebab jika itu terjadi, masyarakat yang miskin akan tambah miskin.
"Saya tidak ingin lagi konsep penertiban tanpa penataan, jangan dibikin orang miskin menjadi miskin. Kita kan meningkatkan kemiskinan menjadi tidak miskin lagi," ucap Lulung.
Lebih lanjut dia menuturkan, gubernur dan wakil gubernur dipilih oleh rakyat. Oleh karena itu, Pemerintah jangan pernah menyakiti hati rakyat. Menurutnya, cara terbaik pemerintah ialah membangun komunikasi baik dengan rakyat.
"Gubernur dan Wakil Gubernur dipilih rakyat. Dalam pembangunan Pemerintah jangan menyakiti rakyat harus komunikasi dengan baik. Membangun komunikasi baik," imbuhnya.
Baca juga:
Selain Sandiaga, Lulung juga ikut interview Pilgub DKI di Demokrat
Lulung: Saya siap dukung siapa saja, yang penting jangan Ahok
Diuji PDIP, Sandiaga grogi, Yusril santai, Lulung bilang siap
Lulung: Jangankan Bu Risma, saya saja bisa nandingi Ahok
Lulung sebut Ahok pantas tersangka kasus reklamasi teluk Jakarta