LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Daniel Mutaqien dinilai bisa jadi kartu mati Ridwan Kamil

Surat Keputusan (SK) rekomendasi pasangan cagub-cawagub Partai Golkar di Pilgub Jabar 2018 resmi dikeluarkan per hari ini. Pasangan tersebut yakni Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien Syafiuddin.

2017-11-10 03:55:00
pilgub jabar
Advertisement

Surat Keputusan (SK) rekomendasi pasangan cagub-cawagub Partai Golkar di Pilgub Jabar 2018 resmi dikeluarkan per hari ini. Pasangan tersebut yakni Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Pengamat Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi mengatakan, Daniel yang diputuskan Golkar untuk dipasangkan dengan Wali Kota Bandung tersebut bisa saja menjadi kartu mati. Sosok Daniel dinilai belum bisa melengkapi Ridwan Kamil yang sudah cukup tinggi baik dari popularitas dan elektabilitas.

"Enggak ngefek, enggak memberikan elektoral yang signifikan. Daniel ini kartu mati kalau menurut saya. Kartu mati buat Kang Emil," kata Muradi di Bandung, Kamis (9/11).

Dia menganggap, Daniel yang memang berasal dari Indramayu belum bisa menggarap keseluruhan suara di kawasan utara. "Dua bulan lalu saya ngecek bersama tim. Belum banyak yang kenal Daniel, masih kalah sama Sutrisno (Bupati Majalengka)," katanya.

Daniel hanya dikenal di Indramayu saja yang merupakan daerah asalnya. Selain itu, menurutnya Daniel pun tersandera oleh konflik internal di tubuh Golkar. Yakni, kasus yang membelit Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto serta adanya perpecahan di tubuh partai setelah Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak jadi dicalonkan.

"Ini akan menjadi bumerang bagi pasangan Ridwan Kamil-Daniel. Pencoblosan sangatlah singkat. Bahkan, jika dipaksakan bersatu, Muradi menilai Daniel hanya akan menjadi beban bagi Emil," ujarnya.

Oleh karena itu, Muradi menyarankan agar Emil fokus pada penggodokan calon wakil gubernur dari partai pengusung di awal. "Cukup NasDem, PPP, PKB. Enggak masalah enggak ada Golkar, ketimbang memaksakan Golkar," pungkasnya.

Baca juga:
Pilgub Jabar jadi pintu masuk Ridwan Kamil gabung partai politik
Ridwan Kamil akan komunikasi dengan PKB, PPP & NasDem bahas cawagub
Ridwan Kamil bocorkan 'jurus jitu' bangun Jabar jadi provinsi maju
Jika terpilih jadi Gubernur, Ridwan Kamil akan gabung salah satu partai pengusung
Dedi Mulyadi absen di penyerahan SK Emil-Daniel, ini penjelasan Golkar

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.