LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Chairul Tanjung masuk bursa Pilpres 2019, ini reaksi PDIP

Partai Demokrat melirik pengusaha ternama Chairul Tanjung untuk maju sebagai capres atau cawapres di Pilpres 2019. Pria yang akrab disapa CT itu dinilai punya pengalaman dan modal yang cukup untuk dijagokan di Pemilu serentak.

2018-06-06 11:11:11
Pilpres 2019
Advertisement

Partai Demokrat melirik pengusaha ternama Chairul Tanjung untuk maju sebagai capres atau cawapres di Pilpres 2019. Pria yang akrab disapa CT itu dinilai punya pengalaman dan modal yang cukup untuk dijagokan di Pemilu serentak.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira tampaknya setuju dengan anggapan CT punya modal untuk maju Pemilu 2019. Malah, menurut dia, kenapa CT tak diusung saja sebagai capres, bukan cawapres.

"Kenapa hanya untuk cawapres, bukan capres sekalian?" kata Andreas saat dihubungi merdeka.com, Rabu (6/6).

Advertisement

Andreas pun merasa aneh jika nanti pada akhirnya Demokrat memilih CT untuk maju. Padahal sebelumnya, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menjagokan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Kenapa enggak mas AHY?" kata Andreas lagi.

Dia enggan berspekulasi jika sosok CT disandingkan dengan incumbent Capres dari PDIP, Joko Widodo. Menurut dia, terkait nama cawapres Jokowi, masih belum dibahas serius karena belum ada lawan yang pasti.

Advertisement

Dia menekankan, saat ini koalisi pemerintah bersama PDIP tengah fokus menyelesaikan program kerja Jokowi-JK yang tersisa.

"Yang lain saja belum apa-apa, belum ada yang kelihatan serius menjadi kompetitor Jokowi, santai saja. Sambil monitoring, evaluasi dan yang terpenting tetap fokus kerja, kerja," tutup dia.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai CT adalah seorang pengusaha sukses. Pengalaman di bidang pemerintahan cukup baik saat menjadi Menko Perekonomian.

"Orang yang sangat berhasil di dunia usaha. Pernah jadi Menko Ekonomi, di akademisi juga bagus. Saya pikir sangat berpotensi juga jadi salah satu dalam pembahasan Capres dan Cawapres," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6).

Dikajinya sejumlah mulai dikaitkan dengan upaya Demokrat membentuk poros ketiga. Syarief menyebut pembentukan poros ketiga masih dimungkinkan. Namun, terbentuknya poros ketiga tergantung apakah dukungan partai-partai mencapai syarat ambang batas pencalonan presiden 20 persen.

"Poros ketiga terbentuk menyangkut masalah presidential threshold. Di situ concern kita. Kita lihat saja nanti, koalisi yang terbentuk bagaimana yang sebelah kiri berapa partai dan sebelah kanan berapa partai," terangnya.

Meski demikian, lanjut Syarief, Demokrat pantang menyerah untuk melahirkan poros ketiga di Pemilu Serentak. 2019 mendatang. "Sepanjang segala sesuatu masih cair sampai sekarang. Sepanjang belum ada janur kuning yang berkibar kemungkinan masih banyak," tandasnya.

Baca juga:
Demokrat pilih AHY atau Chairul Tanjung di Pilpres 2019?
Setelah Gerindra dan PAN, PKS ketemu Rizieq bahas koalisi keumatan
PKS: Kami lebih senang kalau Pak Chairul Tanjung perkuat oposisi
Baliho pencapresan dirusak, Sam Aliano ngamuk dan lapor ke Polres Jaksel
Ketum PPP yakin PKB tetap dukung Jokowi meski Cak Imin tak jadi cawapres
Jokowi akan bicara empat mata dengan ketum parpol pendukung bahas Cawapres
Ketum PPP sebut pendukung koalisi umat tak lebih besar dari pendukung Jokowi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.