LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Cerita penyanyi dangdut Yanti dibayar mahal di kampanye PKPI

Dia mengatakan, sudah delapan kali mengikuti kampanye PKPI.

2014-03-28 16:40:01
PKPI
Advertisement

Penyanyi dangdut Yanti Asmara (32) mengaku banjir job saat musim kampanye seperti sekarang ini. Bahkan bayarannya berlipat dari biasanya.

Yanti saat ini kerap menghibur dalam kampanye Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI). Hari ini ia nyanyi di kampanye PKPI di Istora Senayan, Jakarta.

"Pokoknya bayarannya lebih besar dari pada nyanyi di panggung hiburan biasa," ujar Yanti di lokasi, Jumat, (28/3).

Dia mengatakan, sudah delapan kali mengikuti kampanye partai pimpinan Sutiyoso. Setiap kampanye, Yanti dibayar oleh caleg.

"Yah dibayar sama caleg Dapil (Daerah Pemilih) 8 Jakarta Selatan. Erdy SS," ujarnya.

Yanti enggan membeberkan bayarannya setiap kali manggung. "Enggak ah, jangan kan ini privasi (pribadi) pokoknya lebih besar," imbuh dia.

Masih ada anak-anak di kampanye PKPI

Meski sudah ada larangan, kampanye PKPI di Istora Senayan masih melibatkan anak-anak. Mereka umumnya mengaku sengaja membawa anak-anaknya karena tidak ada yang menjaga di rumah.

"Enggak ada yang ngejaga jadi saya ajak ikut kampanye," kata Siti Zumayyah.

Siti mengaku sudah mengetahui ada larangan kampanye membawa anak-anak. "Bukan partainya yang salah, tetapi memang kitanya yang membawa anak. Saya sendiri saja ini mau bawa anak karena enggak ada yang jaga saja," tuturnya.

Selain itu, di kampanye tersebut juga nampak Srikandi PKPI yang merupakan gerakan sayap partai beranggotakan wanita-wanita cantik. Salah satunya Cesa, model majalah ini mengaku mengikuti kampanye lantaran tertarik untuk bersosialisasi.

"Sebelum ini ikut juga di Monas, ikut baksos. Soalnya selain kuliah aku juga model di majalah atau hairshow," kata Cesa.

Baca juga:
Sutiyoso klaim didukung 500 Purnawirawan ABRI & Jak Mania
Kampanye di Senayan, PKPI ajak tukang sapu & dibayar Rp 25 ribu
Sutiyoso berambisi raih 2 juta suara di Jawa Barat
Sutiyoso: Masuk PKPI gratis, keterlaluan kalau korupsi
Dihadiri Sutiyoso & biduan seksi, kampanye PKPI di Bandung sepi

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.