Cerita Capres dan Cawapres Masa Kampanye, Dicakar Sampai Tangan Terluka
Tak jarang kehebohan terjadi ketika pasangan capres-cawapres menyapa pendukung. Karena saking banyaknya massa dan berebut salaman hingga menyebabkan capres dan cawapres tangannya terluka.
Selama hampir tujuh bulan capres-cawapres disibukkan dengan kampanye ke berbagai daerah. Mendekati pencoblosan tanggal 17 April mendatang, capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandi lebih sibuk lagi.
Saat melakukan kampanye, para capres-cawapres selalu disambut antusias oleh para pendukungnya. Tak jarang kehebohan terjadi ketika pasangan capres-cawapres menyapa pendukung. Karena saking banyaknya massa dan berebut salaman hingga menyebabkan capres dan cawapres tangannya terluka. Berikut cerita kejadiannya:
Tangan Sandi Tercakar Pendukung
Cawapres Sandiaga Uno kerap menjadi magnet pendukung terutama ibu-ibu setiap melakukan kampanye. Nah, di tengah keramaian itu, tangan Sandi pernah terluka akibat cakaran ibu-ibu yang menyerbu ingin bersalaman.
Meski begitu, cawapres nomor urut 02 ini memaklumi kejadian yang dialaminya. Sebab hal tersebut sebagai bentuk antusias warga ingin lebih dekat dengannya.
"Iya (tangan terluka dan bengkak), sejak kampanye terbuka dimulai tanggal 24 Maret kemarin," kata Sandi usai kampanye terbuka Surabaya, pekan lalu.
Tangan Jokowi Terluka Dicakar Warga
Kejadian tak diinginkan juga menimpa capres Joko Widodo (Jokowi) saat mengunjungi kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Di sana, telapak tangan Jokowi tercakar saat meladeni warga yang ingin bersalaman. Tak bisa dipungkiri, kedatangan Jokowi ke setiap daerah selalu disambut antusias warga.
"Ya tadi waktu (jalan santai) terluka. Perih tapi enak," kata Jokowi.
Prabowo Pakai Sarung Tangan
Saat menyapa warga Jambi beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto tampil beda dari biasanya. Capres nomor urut 02 itu mengenakan sarung tangan sebagai pelengkap pakaiannya.
Prabowo mengaku hal tersebut lantaran dia takut dengan tangan ibu-ibu. "Turun dari pesawat saya pakai sarung tangan, karena saya takut dengan tangannya emak-emak," kata Prabowo.
(mdk/has)