LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Cegah Praktik Curang, Kubu Jokowi Latih 700 Saksi yang Disebar di TPS

Pelatihan saksi diselenggarakan TKN selama dua hari demi mencapai tujuan. Pesertanya sekitar 700 orang dari unsur tim kampanye daerah, partai politik, sampai relawan.

2019-02-20 22:56:30
Pilpres 2019
Advertisement

Direktorat Saksi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menggelar pelatihan saksi di Hotel El Royal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2). Direktur Saksi TKN Arif Wibowo menuturkan, saksi memiliki peran penting sebagai suara di tempat pemungutan suara.

"Kita bisa saja dicurangi, data yang masuk tidak valid, atau orang yang tidak seharusnya memilih namun ikut memilih. Maka di sinilah peran dari saksi, punya integritas, dan jujur," kata Arif di sela pelatihan saksi di Hotel El Royal, Jakarta Utara, Rabu (20/2).

Pelatihan saksi diselenggarakan TKN selama dua hari demi mencapai tujuan. Pesertanya sekitar 700 orang dari unsur tim kampanye daerah, partai politik, sampai relawan.

Advertisement

Pihaknya tidak ingin seluruh saksi yang direkrut untuk mengawal kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin tersebut asal-asalan. Saksi perlu dibekali dengan pelatihan supaya nantinya dapat mengantisipasi kecurangan atau persoalan-persoalan di lapangan yang tidak diinginkan.

"Keberadaan mereka tidak hanya memantau terjadinya kecurangan di TPS tetapi juga akan melihat dan memonitoring secara berkala jalannya proses pemilu di daerah, yang kemudian melaporkannya ke pusat," tegas Arif.

Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding menambahkan, saksi adalah ujung tombak pemenangan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01. Maka dia sangat mendukung langkah Direktorat Saksi TKN melatih para trainer saksi demi mewujudkan harapan tersebut.

Advertisement

"Peran saksi sangat penting. Saksi bukan sekadar tukang catat, tapi menyaksikan pelaksanaan coblosan. Dan tak kalah penting, mengamankan dan mengawal hasil suara untuk pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin," kata Karding.

Karding juga mencontohkan modus kecurangan saat pemungutan dan penghitungan suara, antara lain memanfaatkan kemungkinan lamanya waktu dalam penghitungan suara di Pemilu 2019 akibat dari pelaksanaan Pemilu serentak serta diikuti oleh 16 partai politik.

Karding menilai potensi kecurangan ketika waktu penghitungan suara yang cukup lama sangat mungkin terjadi, sehingga memerlukan sosok saksi yang memiliki kapabilitas dan integritas yang tinggi dalam mengawalnya.

"Kita tahu semua kalau Pemilu kali ini unik, pemilu serentak antara Pilpres dan Pileg. Otomatis itu memerlukan waktu yang panjang dalam penghitungan. Kalau tidak diawasi oleh saksi yang kapabel, bisa jadi ada kecurangan-kecurangan di situ," papar Karding.

Karding menambahkan saksi TKN juga harus menjalankan tugas semenjak sekarang dengan menjalankan peran dan fungsi untuk mengawasi serta melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan kubu lawan selama masa kampanye.

"Mulai sekarang para saksi harus pro aktif mengawasi dan melaporkan. Misalnya menggunakan tempat-tempat larangan kampanye misalnya tempat ibadah, tempat pendidikan, black campaign dan hoaks, itu harus diawasi dan dilaporkan," tutup Karding.

Baca juga:
TKN Tegaskan Seruan Mendagri Dana Desa Berkat Jokowi Bukan Kampanye
Disinggung Soal Kepemilikan Lahan, Prabowo Larang BPN Laporkan Jokowi ke Bawaslu
Fadli Zon: Incognito Jokowi di Tambak Lorok Itu Gampang
Kutip Hadits, Ma'ruf Amin Ingatkan Hoaks Dapat Masuk Neraka
Kutuk Kades Tak Pilih Jokowi, Bupati Kuningan Diperiksa Bawaslu
Titik Lemah Jokowi dan Prabowo

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.