LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Calon Petahana Jagoan PDIP Kalah di Pilkada Kabupaten Blitar

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rini Syarifah dan Rahmad Santoso mengklaim menang atas pasangan petahana Rijanto-Marhaenis Urip Widodo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Blitar 2020, Rabu.

2020-12-09 23:15:00
Pilkada Kabupaten Blitar
Advertisement

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rini Syarifah dan Rahmad Santoso mengklaim menang atas pasangan petahana Rijanto-Marhaenis Urip Widodo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Blitar 2020, Rabu.

"Alhamdulillah saya merasa usaha kami tidak sia-sia. Kami ucapkan terima kasih pada tim. Ada pak kyai, ada barikade, ada baret merah juga semua elemen masyarakat yang saya cintai. Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Kabupaten Blitar," kata Rini Syarifah di Blitar, Jawa Timur, Rabu (9/12) seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, jika nantinya resmi diberi amanat, dirinya tetap ingin memperjuangkan visi misinya untuk Kabupaten Blitar. Ke depan dirinya ingin memperbaiki pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan seperti dalam visi misi.

Advertisement

Pasangan Rini-Rahmat Santoso mengklaim menang Pilkada Kabupaten Blitar. Dari data masuk sekitar pukul 16.53 WIB, sudah 93,01 persen perolehan suara masuk dari 2.278 TPS yang tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Blitar.

Hasil suara pasangan calon nomor urut satu yakni petahana Rijanto-Marhaenis Urip Widodo sebanyak 39,42 persen. Sedangkan pasangan calon nomor urut dua yakni Rini-Rahmad Santoso memperoleh suara sebanyak 56,66 persen. Sementara, suara tidak sah 3,93 persen.

Para pendukung pasangan Rini-Rahmad Santoso juga langsung euforia ketika mengetahui perolehan tersebut. Mereka juga senang dengan perolehan itu.

Advertisement

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jawa Timur Budi Sulistyono mengaku tidak menyangka dengan perolehan suara pilkada di Kabupaten Blitar. PDIP bisa kalah, padahal Blitar terkenal dengan bumi Bung Karno.

"Ini saya tidak mengerti, awalnya optimistis betul tapi kok tiba-tiba begini. Saya tidak mengerti. Yang kami khawatirkan sebetulnya malah Kota Blitar," kata Kanang, sapaan akrab Budi Sulistyono.

Ia mengatakan pilkada yang digelar di Kota dan Kabupaten Blitar diikuti petahana. Seharusnya sebagai petahana mengetahui jalan apa yang harus ditempuh, apa yang harus dibicarakan, apa yang harus dilakukan.

Pihaknya juga akan menjadikan kekalahan pasangan petahana di Kabupaten Blitar ini sebagai evaluasi.

"Ini luar biasa jika lepas, daerah sakral. Untung di kota (Kota Blitar) masih berjaya. Lawannya juga anak mantan (mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar). Pak Samanhudi kan cukup mengakar," kata Kanang.

Baca juga:
Golkar Klaim Hanya Menang di 2 Daerah Pilkada Riau
Hasil Quick Count 3 Paslon Pilkada Samarinda Selisih Tipis, Andi-Rusmadi Klaim Menang
Hasil Quick Count Internal, Petahana Pilgub Kalsel Klaim Menang 51,48 Persen
PKS Masih Optimis Akhyar Menang di Pilkada Medan
Data 75 Persen Masuk, PKS Klaim Menang di 120 Pilkada
KPU Belum Umumkan Hasil Pilkada Jateng: Tunggu Hasil Real Time

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.