LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Caleg Tak Kerja Maksimal, Fahri Hamzah Prediksi PKS Tak Lolos ke DPR

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memprediksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar empat persen. Sebab, kata dia, para caleg PKS tidak bekerja maksimal untuk pemenangan partai yang dipimpin oleh Mohammad Sohibul Iman itu.

2019-03-08 18:43:00
PKS
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memprediksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar empat persen. Sebab, kata dia, para caleg PKS tidak bekerja maksimal untuk pemenangan partai yang dipimpin oleh Mohammad Sohibul Iman itu.

"Ya itu kan dugaan saya aja. Karena mereka satu menolak apa calegnya ini enggak kerja, dugaan saya sih," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/3).

Fahri yang sempat berseteru dengan petinggi PKS karena merasa dipecat secara sepihak dari partai pun mengungkap alasan mengapa para caleg tidak bekerja dengan baik untuk pemenangan PKS. Alasannya, karena ada surat pengunduran diri yang harus ditandatangani para caleg saat ingin masuk PKS.

Advertisement

"Bagaimana dia mau kerja orang dia udah disuruh tanda tangan pengunduran diri. Dia sudah menandatangani pengunduran diri, nanti itu kalau mau diganti tinggal ditaruh tanggal kirim ke KPU, orang kaya gitu mau kerja enggak. Ya pasti enggak mau kerjalah," ungkapnya.

Surat pengunduran diri itu, lanjut Fahri harus ditandatangani oleh seluruh kader PKS. Surat pengunduran diri itu akan berlaku kapanpun ketika diperlukan pimpinan partai.

"Hari gini orang enggak digaji kok harus menandatangani kesetiaan itu kesalahan. Penolakan dati mereka sendiri? itu membuat enggak ada tenaganya untuk menang udahlah berat itu (menang)," ucapnya.

Advertisement

Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2019. Dari survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden, ada lima partai yang berpotensi tak lolos ambang batas parlemen. Kelima partai itu adalah PKS, PPP, PAN, NasDem, dan Perindo.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan, elektabilitas kelima partai itu masih di bawah 4 persen. Namun kelima partai ini masih bisa menempatkan wakil mereka di parlemen mengingat persentase margin of error dari hasil survei sebesar 2,9 persen.

"Jika elektabilitas partai tersebut di survei kali ini ditambah dengan margin of error survei 2,9 persen maka kelima partai tersebut masih berpotensi lolos," kata Adjie di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9).

Baca juga:
Muncul Spanduk FBR Tolak Cawagub DKI dari PKS, Ini Reaksi Ahmad Syaikhu
Janjikan SIM Seumur Hidup dan Bebas Pajak Motor, Caleg PKS Diperiksa Bawaslu Makassar
PKS Sebut Perempuan yang Bilang Jokowi Bakal Hapus Pendidikan Agama Bukan Kader
PKS Belum Tahu Video Diduga Kader Partai Sebut Jokowi akan Hapus Pendidikan Agama
Hidayat Nur Wahid: Prabowo Paling Dirugikan dari Hoaks Ratna Sarumpaet
PKS Sebut Pidato AHY Kritik Rezim Jokowi, Tegaskan Demokrat Dukung Prabowo

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.