LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Cak Imin dinilai bisa jadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019

Iman mengungkapkan, Cak Imin memiliki pengalaman yang mumpuni untuk maju di Pilpres 2019. Sebab yang bersangkutan sudah pernah berada di pemerintahan. Namun hal itu diserahkan kembali kepada parpol atau calon yang akan menggandeng Cak Imin di 2019 nanti.

2018-01-07 08:31:00
Muhaimin Iskandar
Advertisement

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki peluang untuk maju di Pilpres 2019. Terlebih belakangan ini, pria yang akrab disapa Cak Imin itu nampak akrab kala mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peresmian stasiun bandara.

"Cak Imin atau siapapun mau maju (cawapres) sah-sah saja. Tidak ada yang membatasi beliau, cuma rekam jejak beliau harus memiliki tolak ukur," kata Dosen Ilmu Politik Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, Iman Surya, Minggu (7/1).

Dia mengakui kemunculan Cak Imin bersama Presiden Jokowi beberapa waktu lalu memang memunculkan berbagai spekulasi. Namun pada akhirnya nanti masyarakat yang akan menentukan hasil akhirnya.

Advertisement

"Dalam politik itu biasa ya, namanya dinamika. kalau misalnya Pak Muhaimin mau maju dikatakan curi start juga enggak. Artinya kalau Pak Muhaimin ingin ke Pak Jokowi dalam perpolitikan itu biasa. Tinggal sejauh mana masyarakat melihat secara arif profil Pak Muhaimin ini dalam kancah perpolitikan," jelasnya.

Iman mengungkapkan, Cak Imin memiliki pengalaman yang mumpuni untuk maju di Pilpres 2019. Sebab yang bersangkutan sudah pernah berada di pemerintahan. Namun hal itu diserahkan kembali kepada parpol atau calon yang akan menggandeng Cak Imin di 2019 nanti.

"Beliau kan pernah menjadi menteri, menaker. Tinggal dilihat sejauh mana kevalidan data beliau itu memberikan kontribusi bagi beliau ke depan. Masalah pak Jokowi ingin berpasangan dengan siapa ke depan, itu urusan pak Jokowi. Sekali lagi, saya sampaikan Cak Imin atau siapapun mau maju (cawapres) sah-sah saja," tutupnya.

Advertisement

Baca juga:
Golkar dinilai mampu saingi PDIP di pemilu 2019
Pidato SBY terkait pelaksanaan PIlkada 2018 dan Pilpres 2019
SBY ingatkan KPU kemungkinan ada upaya jahat gagalkan Pemilu
SBY ingatkan Polri tetap netral dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019
8 Januari, Jokowi dijadwalkan buka Rakornas BaraJP di Pulau Rote

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.