BW sebut pelemahan KPK berlangsung sistematis, terstruktur & masif
BW meyakini pelemahan KPK sudah terjadi jauh-jauh hari, yakni banyaknya tersangka korupsi mangkir dari panggilan.
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengatakan, adanya upaya pelemahan terhadap KPK tersebut membuat setiap kasus yang ditangani KPK tidak maksimal. Kondisi ini sudah terjadi jauh-jauh hari, yakni banyaknya tersangka korupsi mangkir dari panggilan.
"Bahwa ada program-program upaya melemahkan iya. Satu dalam kondisi ini kita tidak biasa melakukan upaya pemberantasan korupsi secara maksimal," ujar Bambang kepada wartawan usai menghadiri acara Deklarasi Nasional 'Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi' yang dilangsungkan di Halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya No.62 Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (8/2).
Menurut Bambang, ada tiga hal yang membuat setiap kasus yang ditangani KPK menjadi tidak maksimal, yaitu karena resources KPK masih digunakan untuk menghadapi situasi ini.
"Kedua, fakta menunjukkan beberapa tersangka tindak pidana korupsi dengan sengaja mengabaikan panggilan KPK karena dia mencontoh hal yang tidak baik yang ditunjukkan penegak hukum. Ketiga adanya kunjungan-kunjungan dari asosiasi bisnis yang menyatakan investasi di Indonesia mengalami penurunan," katanya.
"Mereka ini datang ke KPK untuk mengklarifikasi, 'pak apa betul pemberantasan korupsi itu serius?' Dan barometernya KPK, kalau kemudian KPK dihancurkan dan dilumpuhkan sebetulnya indikasi yang sangat jelas bahwa republik ini sekarang tidak menghendaki pemberantasan korupsi yang sistematis, terstruktur, dan masif," tandasnya.
Baca juga:
BW sebut pelemahan KPK berlangsung sistematis, terstruktur & masif
Projo ingatkan nakhoda pemerintahan cuma Jokowi bukan PDIP
Jokowi seharusnya tuntaskan konflik KPK-Polri sebelum ke luar negeri
Adhie Massardi: Penetapan status tersangka komisioner KPK ilegal
Para tokoh bangsa ingatkan Jokowi, KPK sedang dalam bahaya
Tokoh lintas agama dan buruh doakan KPK semakin kuat