LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Buang bendera Partai Aceh, kader PNA dihajar

Akibat dari pemukulan tersebut, Ramli alias Laong mengalami luka di kening dan pipi.

2014-01-15 17:29:27
Pemilu 2014
Advertisement

Seorang pemuda yang diduga simpatisan Partai Nasional Aceh (PNA) bernama Ramli alias Laong (29) babak belur dihajar oleh simpatisan Partai Aceh (PA) setelah menurunkan bendera PA dan membuangnya dalam parit.

Peristiwa ini terjadi di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Rabu (15/01) sekira pukul 08.00 WIB. Waktu itu Ramli mencabut dan membuang bendera mantan GAM, itu di Keude Lapang desa Kuala Cangkoi.

Naas bagi Ramli, saat menurunkan bendera PA dan membuangnya, salah seorang simpatisan PA bernama Asyek (27) melihat aksi tersebut. Dia lantas melaporkan kepada rekannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sontak saja hal itu membuat kader PA marah dan mencari pelaku. Kemudian mereka menghajar Ramli sampai babak belur sebelum diserahkan ke Mapolsek Lapang. Akibat dari pemukulan tersebut, Ramli alias Laong mengalami luka di kening dan pipi.

Insiden itu dibenarkan Kapolsek Tanah Pasir Ipda Marsyuddin. Marsyuddin mengatakan, pelaku kini sudah diserahkan ke Mapolres Aceh Utara, sementara barang bukti alat peraga sudah diamankan oleh Panitian Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Utara.

"Benar, sekarang sudah diserahkan ke Polres Aceh Utara," ujarnya, Rabu (15/1).

Sementara itu Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Utara/Lhokseumawe, Zulkarnaini yang merupakan organisasi pendukung PA menyebutkan, persoalan penurunan bendera ini telah dilaporkan ke Panwaslu.

"Kasus ini sudah kita laporkan kepada Panwaslu, terus kami harap ini bisa diusut sampai tuntas," jelas Zulkarnaini.

Adapun Juru Bicara (Jubir) PNA Thamren Ananda, membenarkan Ramli dipukul oleh oknum tertentu. Sampai saat ini sudah ada 3 kasus besar yang telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. "Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut oleh pihak kepolisian," ujarnya.

Baca juga:
Agar pemilu di Aceh aman, Kapolri minta polisi contoh Rasulullah
Pemilu kian dekat, anggota DPR makin banyak bolos paripurna
Ini gelar kekuatan pasukan TNI AD amankan Pemilu
TNI AD dapat dana Rp 70 M untuk amankan Pemilu
Biar terpilih, sejumlah caleg asal Aceh gunakan politik uang

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.