Bu Ani: Biar pun kalah, saya tetap bangga kepada Agus
Agus Yudhoyono secara ksatria mengakui kekalahannya meski proses penghitungan suara pemilihan gubernur DKI belum dirampungkan oleh KPU DKI. Hasil hitung cepat berbagai lembaga survei menempatkan calon nomor urut satu itu di posisi paling buncit.
Agus Yudhoyono secara ksatria mengakui kekalahannya meski proses penghitungan suara pemilihan gubernur DKI belum dirampungkan oleh KPU DKI. Hasil hitung cepat berbagai lembaga survei menempatkan calon nomor urut satu itu di posisi paling buncit.
Ibunda Agus, Ani Yudhoyono pun memuji ketegaran hati anak sulungnya dalam menyikapi hasil sementara Pilgub. Baginya, Agus sudah berjuang dan punya niat tulus untuk memperbaiki ibu kota.
"Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda," tulis Ani dikutip dalam akun instagramnya, Kamis (16/2).
"Biar pun kalah, saya tetap bangga kepada Agus yang dengan niat baik, ketulusan dan pengorbanannya untuk membangun Jakarta agar lebih maju, aman, adil, sejahtera dan bermartabat, selalu mengedepankan "jurus putih"."
Sebelumnya, Agus telah memberikan pidato politik usai pemilihan gubernur. "Secara ksatria, dan dengan lapang dada, saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta. Sekali lagi, secara ksatria dan dengan lapang dada, saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta," kata Agus di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/2).
Agus mengatakan, dalam setiap kompetisi adalah hal yang biasa jika ada yang menang dan ada yang kalah. Dia juga menyatakan, hal biasa dalam kompetisi ada suka dan ada duka.
Baca juga:
Menakar penyebab Agus Yudhoyono tumbang di putaran pertama
Annisa Pohan: Kita sudah berjuang maksimal, semua ada hikmahnya
Demokrat: AHY lahirkan efek luar biasa untuk anak muda Indonesia
Poros Cikeas siap koalisi dengan Ahok atau Anies, tapi ini syaratnya
Sandiaga Uno sebut Agus Yudhoyono elegan dan ksatria akui kekalahan
Kemana langkah Agus Yudhoyono usai kalah di Pilgub DKI?