BPN Prabowo-Sandiaga Nilai Debat Capres Tak Cukup 5 Kali
Sekjen Partai Berkarya itu berharap tim dari Paslon nomor urut 1 dapat menyetujui pendapat timnya pada rapat lanjutan KPU 28 Desember mendatang.
Badan Pemenangan Paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai jumlah debat lima kali yang akan diselenggarakan KPU RI belum cukup untuk menyampaikan visi-misi para Paslon kepada masyarakat.
"Adanya lima debat dengan jam tayang terbatas tidak memungkinkan timses mengeksplorasi visi-misi," kata anggota BPN Prabowo-Sandiaga Priyo Budi Santoso di Gedung KPU RI, Rabu (26/12).
Dia mengungkapkan, pihaknya mengusulkan agar KPU menggelar satu kegiatan lagi serupa debat pada 9 Januari atau sebelum debat pertama pada 17 Januari berlangsung.
"Tanggal 9 itu momentum bagi masing-masing paslon dan atau timses untuk memberikan visi misi dan mensosialisasikan gagasan besar masing-masing paslon," jelasnya.
Meski mengusulkan timses saja yang menjabarkan visi-misi pada tanggal 9 itu, Priyo tidak menutup kemungkinan Paslon capres-cawapres juga hadir pada acara itu.
"Dimungkinkan juga Paslon capres-cawapres diperbolehkan ikut hadir untuk langsung sosialisasi langsung tentang republik ini biar publik mengetahui," ucapnya.
Sekjen Partai Berkarya itu berharap tim dari Paslon nomor urut 1 dapat menyetujui pendapat timnya pada rapat lanjutan KPU 28 Desember mendatang.
"Mudah-mudahan timses paslon1 tidak keberatan terhadap ide membuka kemungkinan timses dan atau paslon berkehendak hadir (tanggal 9 Januari)," tandasnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Alasan KPU Belum Putuskan Tanggal Debat Terakhir Pilpres 2019
Ketua KPU Pimpin Pengundian dan Penetapan Penyiaran Debat Calon Presiden
Ini Daftar Stasiun Televisi Siarkan Debat Capres-Cawapres
Timses Prabowo Minta Paparan Visi Misi Disampaikan Langsung oleh Paslon
Kubu Jokowi Klaim Tak akan Siapkan Ahli Debat Profesional