Blusukan ke kampung kumuh, Emil Dardak janjikan rumah layak huni
Emil menilai perumahan rakyat juga harus memperhatikan tempat kerja para calon penghuninya
Kota besar kerap menjadi sasaran masyarakat urban mengais rezeki. Tak terkecuali di Kota Surabaya yang menjadi pusat perekonomian di Jawa Timur. Alhasil, pemukiman kumuhpun banyak berdiri di antara megahnya bangunan-bangunan kota.
Agar kualitas pemukiman padat penduduk lebih layak huni, aman, dan nyaman, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) urut 1, Emil Elestianto Dardak menganggap perlu ada upaya penataan pembangunan perumahan rakyat yang lebih baik.
"Tentunya, ini bukanlah sesuatu yang akan selesai begitu saja, solusinya harus ada peningkatan pembangunan perumahan rakyat," kata Emil saat blusukan ke kampung kumuh di Lumumba Dalam, Kelurahan Ngagel, Wonokromo, Surabaya, Kamis (22/3) petang.
Tak hanya itu, lanjut dia, perumahan rakyat juga harus memperhatikan tempat kerja para calon penghuninya. "Karena jika mereka dipindah ke lokasi yang jauh dari sumber kehidupan mereka sehari-sehari, pasti tidak akan bertahan hidup," nilai suami artis Arumi Bachsin ini.
Dia mencontohkan, Kampung Lumumba Dalam yang berdiri sejak 1993 menjadi jujukan warga luar Surabaya untuk mengadu nasib.
"Memang, di kawasan ini sudah mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Tapi masih perlu diperhatikan lagi secara lebih mendasar," katanya.
Maka, jika menang Pilgub Jatim, dia berjanji akan berupaya mempercepat penyediaan perumahan rakyat yang lebih layak huni. "Bukan hanya 'menghibur' masyarakat yang begitu lama tinggal di kawasan kurang layak huni, tapi juga demi penataan kawasan permukiman masyarakat kecil yang lebih manusiawi dan sesuai tata ruang kawasan."
Janji doktor lulusan universitas di Jepang inipun disambut harapan warga setempat. Seperti Saniah, Perempuan 35 tahun ini mengatakan, jika Khofifah-Emil terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jawa Timur 2018 kelak, akan menjadi harapan baru bagi warga yang belasan tahun tinggal di Lumumba Dalam.
"Semoga terpilih dan bisa mengayomi rakyatnya juga kampung kami," harap ibu satu anak ini mewakili warga Lumumba Dalam lainnya.
(mdk/rzk)