LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Besok, Golkar gelar rapat internal bahas status tersangka Setnov

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman mengatakan akan digelar rapat internal untuk membahas penetapan tersangka Setya Novanto oleh KPK. Ini merupakan kali kedua Setnov jadi tersangka kasus e-KTP.

2017-11-11 19:00:00
Korupsi E-KTP
Advertisement

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman mengatakan akan digelar rapat internal untuk membahas penetapan tersangka Setya Novanto oleh KPK. Ini merupakan kali kedua Setnov jadi tersangka kasus e-KTP.

"Dalam waktu dekat ini akan ada rapat internal untuk menindaklanjuti dan membahas perkembangan kasus ini," ujarnya usai menghadiri acara diskusi populi center di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).

Maman juga belum mengetahui apakah fungsi operasional partai beringin itu akan dialihkan kepada ketua harian DPP atau Sekjen. "Kalau kita mengukur dan mengambil pembelajaran dari proses kasus sebelumnya, penetapan tersangka pertama yang dianulir oleh praperadilan. Partai Golkar dalam rapat pleno waktu itu ya, fungsi operasional ini akan diserahkan kepada ketua harian dan kepada sekjen. Namun ke depannya kita belum tahu," tuturnya.

Golkar sendiri, menurut Maman, masih melihat perkembangan status tersangka yang baru saja ditetapkan kembali oleh KPK, kemarin malam. Maman memaparkan besok akan ada peresmian gedung baru Partai Golkar dan bisa menjadi ajang untuk membahas masalah tersebut. Mengingat seluruh ketua DPP 1 Partai Golkar akan hadir.

"Kita lihat dalam satu dua hari ini, karena baru tadi malam kita dapat informasinya. Jadi besok kita juga akan ada peresmian gedung baru Partai Golkar di DPP," tuturnya.

Untuk mekanismenya sendiri, Maman mengatakan akan diserahkan pada mekanisme di internal partai. "Kalau mekanisme-mekanisme kita lihat nanti perkembangan di internal seperti apa," tandasnya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.