Bertemu Para Kiai, Rommy Yakin PPP Raih 2 Kursi DPR dari Madura
Rommy yakin akan mendapatkan dua kursi DPR RI dari Madura yang merupakan Dapil XI Jatim. Dengan kekuatan yang ada saat ini, plus dukungan kultural dan tokoh yang masih mengakar di Madura target itu akan bisa tercapai.
Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy melakukan silaturahmi dengan sejumlah ulama dan kiai Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura Jawa Timur, Minggu (16/12). Dalam pertemuan itu, pria yang biasa disapa Rommy ini melaporkan sejumlah kebijakan partai dan perkembangan politik nasional saat ini.
"Dalam kesempatan ini saya menyampaikan sejumlah strategi partai dan target yang ingin dicapai pada Pemilu 2019 mendatang yang merupakan Pileg dan Pilpres yang digelar bersamaan," kata Rommy dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Senin (17/12).
Rommy yakin akan mendapatkan dua kursi DPR RI dari Madura yang merupakan Dapil XI Jatim. Dengan kekuatan yang ada saat ini, plus dukungan kultural dan tokoh yang masih mengakar di Madura target itu akan bisa tercapai.
"Untuk DPRD Jawa Timur, dengan perolehan suara yang sama dengan Pemilu 2014, PPP sudah mempunyai dua kursi jika menggunakan sistem penghitungan kursi yang saat ini diterapkan. Sementara untuk DPR RI perlu tambahan suara untuk mendapatkan dua kursi," kata Rommy.
Rommy juga menjelaskan sejumlah fitnah yang dialamatkan kepada Jokowi. Mulai fitnah komunis, kurang islami, dan tuduhan bahwa PDIP terlalu menyetir kebijakan Jokowi. Semua penjelasan itu bisa diterima oleh para kiai.
"Jika Pak Jokowi terpilih kembali menjadi Presiden Indonesia, maka PPP akan bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi umat di pemerintahan," kata Rommy.
Baca juga:
Gerilya Ketum PPP di Tapal Kuda & Pantura Demi Menangkan Jokowi-Ma'ruf
PPP Heran Partai Masih Ribut Soal Kotak Suara Kardus
Kotak Suara Kardus Disetujui DPR, PPP Ajak Semua Pihak Tak Berburuk Sangka
Timses Jokowi ke Kubu Prabowo: Sasar Jateng Belum Tentu Dapat, Jabar Malah Kehilangan
Rommy Tuding Kubu Prabowo Sebar Hoaks: Sekarang Bos-bosnya yang Turun
Ketum PPP Ultimatum PSI: Jangan Jadi Beban Jokowi