Berstatus Calon Tunggal, 4 Balon Kepala Daerah Tak Hadiri Fit & Proper Test PDIP
Baginda menambahkan hasil fit and proper test tersebut tidak akan diumumkan ke publik. Nantinya, pengumuman akan dilakukan DPP PDIP berupa rekomendasi.
Empat calon petahana yang berencana mengikuti Pilkada 2020 tidak hadir mengikuti uji kelayakan atau fit and proper test dari PDIP. Sebab, di daerahnya tidak ada calon lain yang mendaftar kepala daerah.
"Mereka itu calon tunggal kepala daerah di masing-masing daerahnya. Di antaranya calon petahan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Bupati Purbalingga, Dyah Pratiwi," kata Wakil DPD PDIP Jateng, Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan, Sabtu (21/12).
Dia mengungkapkan sekitar 173 orang yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Kantor DPD PDIP Jateng. Semua merupakan rangkaian penjaringan dari PDIP Jateng untuk mendapatkan calon yang diusung untuk mengikuti Pilkada 2020 di 21 kabupaten/kota di Jateng.
"Setelah menjalani fit and proper test ini, mereka akan mengikuti seleksi atau penyaringan dari DPP PDIP. Hasil tes ini akan kami rapatkan dan nama-namanya kita serahkan ke DPP," terangnya.
Baginda menambahkan hasil fit and proper test tersebut tidak akan diumumkan ke publik. Nantinya, pengumuman akan dilakukan DPP PDIP berupa rekomendasi.
"Hanya calon yang layak yang diumumkan pada tanggal 10 Januari nanti. Lainnya menyusul," tutup Abang Baginda.
Baca juga:
Berstatus Calon Tunggal, 4 Balon Kepala Daerah Tak Hadiri Fit & Proper Test PDIP
Tim Fit and Proper Test PDIP Tanya Strategi Gibran Majukan Solo
Ikut Fit & Proper Test PDIP, Gibran Ditanya Sikap Jika Tak Direstui di Pilkada Solo
Siap Duet dengan Gibran, Diwa Incar Suara Pemilih Perempuan Solo
Achmad Purnomo Yakin Lebih Baik Daripada Gibran
Pilkada Serentak 2020, Golkar Target Unggul di 6 Kabupaten NTT