LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Bersatu melawan PDIP di kandang banteng

Bersatu melawan PDIP di kandang banteng. Di Pilgub Jateng 2018, tentu saja calon yang akan diusung oleh PDIP menjadi perhatian banyak partai, bahkan menentukan konstelasi peta politik. Hingga Selasa 29 Agustus, PDIP belum memilih siapa yang akan diusung.

2017-08-30 07:33:00
Pilgub Jateng
Advertisement

Jawa Tengah menjadi basis massa terbesar PDIP. Pada Pemilu 2014, PDIP sukses menjadi juara dengan meraih 4.295.598 suara. Jauh tertinggal di bawah partai berlogo banteng itu adalah Golkar dengan jumlah suara 2,4 juta. Maka tak heran, jika Jawa Tengah dikenal sebagai 'kandang banteng'.

PDIP tak cuma berkuasa di pemilu legislatif, tapi juga menjadi penguasa di Pemprov Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo adalah kader tulen PDIP.

Di Pilgub Jateng 2018, tentu saja calon yang akan diusung oleh PDIP menjadi perhatian banyak partai, bahkan menentukan konstelasi peta politik. Hingga Selasa 29 Agustus, PDIP belum memilih siapa yang akan diusung.

PDIP masih berproses menjaring bakal calon gubernur Jateng. Ganjar masih menjadi yang terkuat di internal PDIP bersama dengan Bupati Kudus Musthofa yang mengklaim didukung banyak DPC PDIP Jawa Tengah.

Partai-partai pun mengakui kehebatan PDIP di Jawa Tengah. Bahkan, Golkar dan Gerindra ingin Pilgub Jateng 2018 hanya ada dua calon yakni dari PDIP dan di luar PDIP.

Gerindra bahkan secara terang-terangan mengungkap keinginannya merapatkan barisan semua partai yang ada untuk melawan calon dari PDIP.

"Kita mengharapkan seperti itu. Makanya kita terus melakukan komunikasi. Mari, yang fakta sekarang kan yang ngusung sendiri hanya PDIP. Ayo, partai yang lain kalau sepakat dengan kita bersama-sama. Soal calonnya, ayo dirembug bareng-bareng. Yah, ini alasan perusahaan. Tapi saya kira jenengan sudah tahu ya," kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sriyanto Suryo Saputro kepada merdeka.com, Selasa (29/8) di Kota Semarang, Jateng.

Gerindra sendiri tengah menggodok tiga nama untuk dimajukan melawan calon dari PDIP. Mereka adalah Abdul Wachid, Ferry Juliantono dan Sudirman Said. Hingga kini belum ada keputusan, komunikasi politik masih dilakukan. Ketum Gerindra Prabowo Subianto mempersilakan seluruh calon meningkatkan elektabilitasnya masing-masing sebelum mendapatkan rekomendasi dari partainya.

Sriyanto ingin, Pilgub Jateng hanya ada dua pasang calon alias head to head. Namun dia menampik bahwa peta politik di Jateng menunggu keputusan PDIP bakal mengusung siapa nantinya.

"Tapi sampai sekarang kita tetap melakukan komunikasi politik dengan PKS, dengan PAN, dengan PKB juga, Demokrat, juga Golkar, kita terus melakukan komunikasi," terang Sriyanto.

Baca juga:
Cagub Jateng dari Gerindra sudah mengerucut tiga nama, ada Sudirman Said
Didukung Perindo, Ferry Juliantono siap lawan calon PDIP di Pilgub Jateng
Klaim elektabilitas naik, Marwan Jafar yakin jadi cagub Jateng dari PKB
Tebar pesona Sudirman Said di tanah Jawa Tengah
Sudirman Said miris kondisi petani di Jawa Tengah masih terbelakang
Gerindra fokus usung kader di Pilgub Jateng

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.