LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Bendum Golkar: Airlangga Pembantu Presiden, Bamsoet yang Melantik, Hebat Mana?

"Posisi (saya) penting (di Golkar), karena saya ingin perubahan di partai Golkar," ucap dia.

2019-11-20 16:09:10
Munas Golkar
Advertisement

Perebutan kursi Ketum Golkar antara Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) makin sengit. Untuk berhasil menduduki pucuk beringin dinilai perlu kedekatan dengan kekuasaan atau Presiden Joko Widodo.

Secara jabatan, posisi Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian lebih dekat sebagai pembantu Presiden. Sedangkan, Bamsoet sebagai ketua MPR dipandang jauh dari lingkaran kekuasaan atau di luar eksekutif.

Loyalis Bamsoet, Robert Kardinal menegaskan Airlangga hanya pembantu Jokowi. Sedangkan, Bamsoet yang melantik kepala negara.

Advertisement

"Airlangga kan pembantunya presiden, Bamsoet yang melantik presiden, top kan, hebat mana," kata Robert di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta (20/11).

Ingin Ada Perubahan di Golkar

Robert yang menjabat Bendahara Umum di Partai Golkar ingin ada perubahan kepemimpinan di beringin. Dia ingin partainya lebih maju dipimpin Bamsoet.

Advertisement

"Posisi (saya) penting (di Golkar), karena saya ingin perubahan di partai Golkar," ucap dia.

"Kita ingin perubahan, bagaimana Golkar bisa maju 2019-2020," tegas Robert Kardinal.

4 Faktor Penentu Kemenangan di Munas

Sebelumnya, Pengamat Politik Poltracking Hanta Yudha menyebut, ada empat faktor untuk berhasil menjadi ketua umum Partai Golkar. Salah satunya, faktor kedekatan dengan kekuasaan atau istana. Hanta memprediksi, figur yang paling dekat dengan kepala negara akan menduduki kursi Golkar 1.

"Di dukung oleh kekuasaan atau oleh Medan Merdeka Utara, itu sangat menentukan, kalau dia dekatnya 10 centimeter, pasti dia kalah dengan yang kedekatannya dengan Presiden 1 centimeter, jadi semakin dekat calon ketua umum Golkar semakin berpeluang," ucap dia.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.