Bawaslu apresiasi kerja keras KPU perbaiki DPT
KPU dinilai telah melakukan upaya-upaya yang diinginkan Bawaslu agar DPT menjadi lebih baik.
Rekapitulasi nasional pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) mengalami penundaan untuk kedua kalinya. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan KPU agar mengumumkan rekapitulasi DPT Senin (4/11) besok setelah dilakukan perbaikan. Apakah KPU dinilai sudah melakukan rekomendasi Bawaslu atau belum?
Ketua Bawaslu Muhammad mengaku jika KPU telah bekerja keras untuk melakukan perbaikan DPT sebagai pondasi penyelenggaraan pemilu 2014. Menurut dia, KPU sudah menjalankan rekomendasi yang Bawaslu sampaikan.
"Separuh sudah dijalankan," ujar Muhammad.
Hal ini dia sampaikan dalam acara media gathering Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) On Nation On Spirit dengan tema "Dari Bawaslu Kita Selamatkan Pemilu Indonesia" di Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/11).
KPU, menurut Muhammad, telah melakukan upaya-upaya yang diinginkan Bawaslu agar DPT menjadi lebih baik. Seperti halnya KPU langsung bergerak ke daerah-daerah untuk melakukan penyisiran ulang daftar pemilih ganda, pencatatan NIK dan lainnya.
"Seminggu ini di daerah tingkat di kabupaten KPU melakukan penyisiran ulang. Rupanya KPU ini serius menjalankan rekomendasi Bawaslu," terang Muhammad.
Lebih lanjut, Muhammad menegaskan, penyelenggaraan pemilu kali ini diyakini lebih baik dari pemilu sebelumnya, 2009 dan 2004. Hal ini dibuktikan dengan adanya proses-proses atau tahapan pemilu yang lebih transparan.
"Ini lebih bagus, banyak perbaikan. Ada mekanisme rapat pleno, enggak ada juga peserta pemilu yang menanyakan DPT tapi KPU membuka itu," pungkasnya.(mdk/bal)