LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Bappilu Golkar Jabar: Keputusan dukung Ridwan Kamil keinginan perorangan

Bappilu Golkar Jabar: Keputusan dukung Ridwan Kamil keinginan perorangan. Menurut dia, rekomendasi yang belakangan muncul untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merupakan keinginan perorangan elite Jakarta yang dilembagakan menjadi keputusan institusi Partai Golkar.

2017-11-21 20:33:00
pilgub jabar
Advertisement

Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu Golkar Jawa Barat MQ Iswara menanggapi pernyataan Ridwan Kamil. Bakal calon Gubernur Jawa Barat itu menyebut bahwa keputusan DPP Partai Golkar merekomendasikan dirinya merupakan keputusan institusi, bukan keputusan pribadi.

Atas pernyataan ini, Iswara mengatakan, pentingnya semua pihak melihat sisi historis dan mekanisme dalam pengambilan keputusan yang diambil oleh sebuah organisasi apalagi partai politik. Menurut dia, hanya Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sudah melalui tahapan mekanisme dalam partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Secara aturan dan mekanisme di Partai Golkar, hanya saudara Ketua DPD Golkar Jabar (Dedi Mulyadi – red) yang diputuskan. Baik di wilayah pengurus Kabupaten/Kota, Provinsi maupun rapat-rapat di DPP Golkar. Bahwa kemudian ada nama Pak RK yang muncul, saya kira itu realita yang terjadi. Walau pun kurang sesuai dengan Juklak 06 Partai Golkar tentang Pilkada," kata Iswara, saat dihubungi Selasa (21/11).

Advertisement

Karenanya, menurut dia, rekomendasi yang belakangan muncul untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merupakan keinginan perorangan elite Jakarta yang dilembagakan menjadi keputusan institusi Partai Golkar.

"Karena Pak Ridwan Kamil tidak pernah mendaftar untuk maju Pilgub melalui Partai Golkar, saya kira kemunculan nama beliau dalam rekomendasi itu karena keinginan perorangan saja. Kemudian keinginan ini dilembagakan menjadi rekomendasi," ujarnya.

Ditambah, lanjut Iswara, semenjak muncul rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk Ridwan Kamil maju dalam Pilgub Jawa Barat, belum pernah ada komunikasi aktif ataupun silaturahmi yang berusaha dijalin oleh pria berkacamata tersebut dengan DPD Golkar Jawa Barat.

Advertisement

"Sejak rekomendasi itu dikeluarkan kan belum ada komunikasi lanjutan dari Pak RK kepada kami di Golkar Jawa Barat," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar secara institusi karena telah memberikan rekomendasi kepada dirinya untuk maju dalam Pilgub Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu juga menyebut bahwa rekomendasi atas dirinya adalah keputusan institusi bukan keinginan pribadi.

"Seperti biasa, berterima kasih kepada Golkar sebagai institusi, jadi keputusan mendukung saya itu keputusan institusi bukan pribadi-pribadi," kata Ridwan.

Baca juga:
Siapa pantas dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
Posisi politik Golkar di Jawa Barat ikut goyang
Cak Imin sodorkan Syaiful Huda dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
3 Nama ini siap diusung Demokrat di Pilgub Jabar, selain Deddy Mizwar
Soal Setnov, Surya Paloh harap tak berdampak negatif ke pencalonan Emil di Jabar
Dukung Ridwan Kamil dinilai keputusan terbaik Partai Golkar
Deddy Mizwar yakin didukung Aher di Pilgub Jabar

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.