Bantah main 'dua kaki', Demokrat klaim cuma mau sukses di Pilpres & Pileg
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto membantah jika Demokrat bermain 'dua kaki' soal dukungan politik Pilpres 2019. Hal ini mengemuka karena Demokrat akan memberi dispensasi kepada kader di sejumlah daerah terutama Papua yang mayoritas mendukung Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto membantah jika Demokrat bermain 'dua kaki' soal dukungan politik Pilpres 2019. Hal ini mengemuka karena Demokrat akan memberi dispensasi kepada kader di sejumlah daerah terutama Papua yang mayoritas mendukung Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin.
"Rasanya tidak ya, dua kaki tidak seperti itu bahkan dua kaki itu hal hal yang berbeda dengan 'case' yang ada di Papua ini. Memang 'case' di Papua adalah khusus, maka ini merupakan khusus untuk menentukan strategi apa yang harus dilakukan di sana," katanya di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/9).
Menurutnya, hanya daerah Papua saja yang suaranya paling signifikan mendukung Jokowi. Maka dari itu, Demokrat ingin mencari formula supaya keinginan kader di daerah juga dihormati.
Sebab selain di Pilpres, Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga ingin sukses di Pemilu 2019.
"Karena di sana pemilihannya khusus pakai noken dan semua ketua-ketua DPC nya sudah mendeclare hampir 90 persen mendukung Pak Jokowi," ucapnya.
"Kita di pemilu ini harus sukses seluruhnya. Pemilu legislatif maupun pemilu presiden dan juga tentunya kemegahan dari kekuatan Partai Demokrat itu lah 'case-case' itu yang kita perhatikan," tandas Wakil Ketua DPR itu.
Baca juga:
PPP: Demokrat terkesan ragu bisa menang bersama Prabowo
Ultah SBY ke-69 Tahun, Ibas berdoa ayahnya terus menginspirasi bangsa
Bantah 'main dua kaki', Demokrat beri dispensasi kader DPD dukung Jokowi demi Pileg
Ibunda Sandiaga hadiri perayaan HUT Demokrat ke-17 di rumah SBY
Demokrat soal Wahidin dukung Jokowi: Sudah kami konfirmasi, beliau menyangkal
Politisi Demokrat Soekarwo pimpin tim pemenangan Jokowi di Jatim