Bamsoet: Jokowi tawari KMP masuk kabinet, Prabowo dan Ical menolak
"Dua kali ditawarin, ditolak dan kami konsisten, setia di luar pemerintahan," kata Bambang Soesatyo.
Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengundang Koalisi Merah Putih (KMP) ke Istana Bogor untuk ditawarkan posisi menteri di Kabinet Kerja.
Namun, tawaran dari Jokowi tersebut ditolak oleh Ketua Umum Golkar versi Munas Bali yang juga Ketua Presidium KMP Aburizal Bakrie (Ical).
"Pertemuan di Istana Bogor, KMP ditawarkan untuk masuk ke kabinet oleh Presiden tapi Prabowo dan Ical menolak, sekitar minggu lalu" kata Bambang dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2).
Ketika ditanya apa motif dari penawaran Jokowi itu, anggota Komisi III DPR itu tak mau merinci lebih jauh. Namun, dia menduga bahwa Jokowi ingin merangkul KMP demi penguatan politik.
"Bisa jadi Jokowi berusaha merangkul KMP agar tetap mendukung, cuma menolak masuk ke kabinet," ucapnya.
Dia pun kembali menegaskan bahwa KMP tetap konsisten berada di luar pemerintahan. "Dua kali ditawarin, ditolak dan kami konsisten, setia di luar pemerintahan," tandasnya.
Baca juga:
Menteri Sudirman: Ibarat main bola, kita baru bekerja 9 menit
Wali kota Bogor tawarkan shuttle bus untuk para menteri Jokowi
Menteri ekonomi kabinet Jokowi pamer keberhasilan
Jangan lewatkan:
Ruki tancap gas, siap tuntaskan konflik KPK vs Polri
Sosialisasi KPK dianggap kurang merakyat, korupsi dinilai isu elite
Jejak kelam Indriyanto Seno Adji sebelum jadi pimpinan KPK
Kemenhub panggil Lion Air minta penjelasan delay parah
Ini kebaikan hati pemerintah terhadap Lion Air