Bamsoet Cium Ada Upaya Merancang Aklamasi di Munas Golkar
"Ya kita melihat ada indikasi ke arah sana (aklamasi), menurut saya seperti praktik yang terjadi sebelumnya. Ini enggak boleh di Golkar tidak terbiasa itu ketua umum lahir dari rapat pleno atau aklamasi, tetapi lahir dari Munas Golkar," kata Bamsoet.
Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mencium ada upaya merancang aklamasi dalam proses pemilihan calon Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) Desember 2019 mendatang. Padahal, kata dia, tidak boleh ada aklamasi dalam pencalonan ketua umum di partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Ya kita melihat ada indikasi ke arah sana (aklamasi), menurut saya seperti praktik yang terjadi sebelumnya. Ini enggak boleh di Golkar tidak terbiasa itu ketua umum lahir dari rapat pleno atau aklamasi, tetapi lahir dari Munas Golkar biasanya panas tapi kemudian bersatu kembali," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).
Bamsoet menuturkan, ada beberapa indikasi aklamasi. Salah satunya adalah membawa pendukung sebanyak-banyaknya ke rapat pleno partai.
"Ini kan pernah terjadi kemarin ya, jadi ini enggak boleh lagi. Ketua umum Partai Golkar itu harus lahir dari Munas yang demokratis," ungkapnya.
Sedangkan terkait rencananya maju dalam bursa ketua umum, Bamsoet juga tengah menggalang dukungan sebanyak-banyaknya. Dia mengklaim mendapatkan dukungan dari 400 kader.
"Jadi saya bersyukur sekali, mereka-mereka sangat berani untuk mencegah terjadinya mobilisasi dukungan untuk praktik aklamasi. Sehingga kalau klaim sana 400, sini 400, ya enggak bisa dikatakan itu sebagai dukungan penuh untuk mengarah ke aklamasi," ucapnya.
Sebelumnya, Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mendukung Bamsoet maju dalam bursa calon Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional 2019. Dia mengklaim saat ini Bamsoet telah mendapat 400 dukungan dari kader partai.
"Mendapat dukungan lebih dari 400 dukungan. Golkar di dalam Munas berbicara suara, tingkat II 514, DPD I 34, DPP I, ormas pendukung 10, Dewan Pembina I. Ini jumlah suara sah di dalam Munas sesuai dengan AD dan ART," kata Yorrys di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (7/7).
Baca juga:
Takut Dipecat Airlangga, Banyak DPD Golkar Dukung Bamsoet Diam-diam
Nurdin Halid Bantah Dukung Bamsoet, Yorrys Tegaskan Bicara Ada Dasarnya
Nurdin Halid: 24 DPD Golkar Sulsel Solid Dukung Airlangga
Gaduh Loyalis Airlangga dan Bamsoet
Pertarungan 'Dua Gajah' Partai Golkar
Bantah Yorrys, Nurdin Halid Tegaskan Golkar Sulsel Dukung Airlangga
Airlangga Deklarasi Kembali Maju Sebagai Calon Ketum Golkar