LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Bagi-bagi kursi Wantimpres, Jokowi disebut jilat ludah sendiri

Jabatan Wantimpres dinilai hanya sekadar memenuhi bagi-bagi kursi politik saja.

2015-01-19 15:38:20
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik sembilan anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres) untuk membantunya di pemerintahan. Sembilan nama itu, enam berasal dari politisi dan sisanya kalangan ekonomi sampai kiai NU.

Menanggapi hal ini, Pengamat Politik LIPI Firman Noor mengatakan, penunjukan orang-orang tersebut membuktikan bahwa Jokowi tak bisa merealisasikan janji kampanyenya dulu. Di mana menurut dia, bagi-bagi kursi untuk tim pemenangan sangat kental terjadi.

"Apa yang dibayangkan akan terjadi sebuah tim kerja yang memang bebas dari kepentingan partai tidak terbukti, itu sebuah statemen yang pernah disampaikan. Mungkin statement Jokowi over confidence pada saat itu, akhirnya terbukti tidak dilakukan," ujar Firman saat dihubungi, Senin (19/1).

Firman menilai, memang dalam bekerja dibutuhkan sosok yang cocok dari segi chemistry. Akan tetapi, lanjut dia, hal ini menunjukkan Jokowi tidak konsisten karena dulu berjanji tidak mau bagi-bagi kursi.

"Pada akhirnya memang siapapun itu butuh sekelompok orang yang secara chemistry cocok agar bisa langsung bekerja, dari sisi itu bisa dipahami, cuma di sisi lain menimbulkan kritik bahwa Jokowi jilat ludahnya sendiri karena mungkin terlalu bersemangat akhirnya dia butuh dukungan politik dari partai yang ada," terang Firman.

Firman menambahkan, jabatan Wantimpres hanya sekadar memenuhi bagi-bagi kursi politik saja. Sementara dia merasa yakin jika nantinya, ada yang lebih didengarkan oleh Jokowi ketimbang Wantimpres sendiri.

"Sebetulnya hanya simbolis saja Jokowi berikan jatah saja sama partai pendukung. Memang dia butuh mendengarkan banyak pihak tapi saya rasa secara politik (Wantimpres) tingkatnya lebih ada yang bobotnya lebih dia dengar, jauh lebih dipertimbangkan," tambah dia.

Soal pembagian jatah kursi Wantimpres, dia melihat SBY lebih profesional. Meskipun dia mengakui, jika orang-orang yang ditunjuk oleh Jokowi juga merupakan tokoh yang mampu menjalankan tugasnya sebagai Wantimpres.

Diketahui, Jokowi sudah melantik 9 anggota Wantimpres. Mereka adalah Abdul Malik Fajar, Ahmad Hasyim Muzadi, Yan Darmadi (NasDem), M Yusuf Kartanegara (PKPI), Rusdi Kirana (PKB), Sidarto Danusubroto (PDIP), Sri Adiningsih, Subagyo Hadi Siswoyo (Hanura) dan Suharso Monoarfa (PPP).

Baca juga:
Ini pembelaan Istana Jokowi selalu bagi-bagi kursi buat Timses
Bang Yos soal Wantimpres dari parpol: Mereka profesional
Jokowi lantik sembilan Wantimpres di Istana Negara
Ketua DPR tak masalah Wantimpres didominasi Koalisi Jokowi
Mensesneg sebut Hendropriyono tidak berkenan jadi Wantimpres
Mensesneg sebut wajar Jokowi tunjuk Wantimpres dari parpol pendukung

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.