LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Arsul soal Ruhut mundur dari DPR: Beliau tetap teman yang hangat

Arsul soal Ruhut mundur dari DPR: Beliau tetap teman yang hangat. Kebiasaan yang tidak dilupakan Arsul adalah guyonan Ruhut. Arsul mengaku berteman dekat dengan Ruhut. Mundurnya Ruhut, katanya, membuat Arsul merasa kehilangan.

2016-10-21 12:49:17
Ruhut Sitompul
Advertisement

Langkah politisi Demokrat Ruhut Sitompul mundur dari anggota DPR mendapat reaksi dari jajaran Komisi III. Ruhut berniat mundur karena ingin fokus memenangkan pasangan Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI.

Salah satu koleganya di Komisi III, Arsul Sani mengungkapkan kesan saat bekerja sama dengan Ruhut. Dia mengatakan Ruhut telah memberikan warna baru di Komisi III. Di luar sisi kontroversialnya, Ruhut dinilainya teman yang hangat.

"Ruhut memberi warna sendiri di komisi III. Kalau soal apa bentuk kontribusinya, substansi gimana biar rakyat yang nilai. Kalau sesama anggota menilai koleganya kan enggak etis. Serahkan pada masyarakat," kata Arsul saat dihubungi, Jumat (21/10).

"Tapi beliau di luar soal sikap dalam tanda kutip kontroversialnya, beliau tetap teman yang hangat," sambung dia.

Selain itu, kebiasaan yang tidak dilupakan Arsul adalah guyonan Ruhut. Arsul mengaku berteman dekat dengan Ruhut. Mundurnya Ruhut, katanya, membuat Arsul merasa kehilangan.

"Yang kadang serius, kadang juga banyak guyonannya. Saya pribadi enggak ada masalah, saya bisa bergaul dengan baik dengan bang Ruhut. Karena itu, sebagai pribadi tentu saya merasa kehilangan," tegasnya.

Meski demikian, Sekjen PPP ini menghargai keputusan Ruhut mundur sebagai anggota dewan. Sikap Ruhut yang berbeda partainya soal jagonya di Pilgub DKI, lanjutnya, patut diapresiasi. Menurutnya, keputusan untuk mundur adalah sikap yang terhormat.

"Tapi kalau beliau yakin dengan mundur itu yang terbaik, harus kita hormati, harus kita apresiasi ketika seseorang itu berbeda dengan partainya, sikap mundur itu sikap yang terhormat. Itu yang menurut saya justru harus dicatat," terangnya.

Arsul menambahkan, kemungkinan dirinya bakal mengikuti jejak Ruhut jika memiliki pandangan yang berbeda dengan partainya.

"Ketika merasa bahwa yang saya yakini sebagai sebuah kebijakan berbeda dengan yang diputuskan partai, ya saya ‎mundur. Itu sikap yang harus diapresiasi juga," tambahnya.

Sebelumnya diketahui, Ruhut menyatakan akan mundur dari sebagai anggota DPR setelah masa reses pada 28 Oktober mendatang. Langkah itu dilakukan Ruhut karena ingin fokus memenangkan jagonya, Basuki T Purnama alias Ahok.

"Itu lah karena telmi. Reses ini aku mengundurkan diri. Aku mau fokus mendukung Ahok. Bagi gua jabatan bukan segelanya. Mundur dari DPR, polhukam aku udah mundur apalagi. Jangan samakan aku dengan yang lain. Ruhut mantap," tegasnya.

Baca juga:
Girangnya elite Demokrat, Ruhut Sitompul mau keluar DPR
Politisi Golkar anggap Ruhut ksatria rela mundur dari DPR demi Ahok
Hanura soal Ruhut siap mundur dari Demokrat: Itu langkah terhormat
Ahok soal Ruhut mau mundur: Enak jadi DPR ngapain berhenti
Roy Suryo minta Ruhut Sitompul juga mundur dari Demokrat
Ahok: Terima kasih buat Ruhut
Ruhut Sitompul mau mundur, Syarief Hasan bilang 'terima kasih'

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.