LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Arsul Sani Santai Tanggapi Namanya Menguat Jadi Ketum PPP: Saya Paling Top di Sekjen

Arsul mengatakan kali ini sudah ada beberapa nama yang disiapkan untuk maju dalam pemilihan ketua umum. Mulai dari Suharso Monoarfa, Arsul Sani, Akhmad Muqowam, Amir Uskara dan Margiono.

2019-11-24 15:32:00
Mukernas PPP
Advertisement

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada 14-16 Desember 2019 mendatang. Dalam. Mukernas itu PPP akan memilih ketua umum. Nama Sekretaris Jendral PPP Arsul Sani mulai menguat di bursa ketua umum.

Terkait hal tersebut, Arsul pun menanggapi santai. Dia pun merendah dan menjelaskan saat ini posisi yang paling mentok yaitu Sekjen.

"Saya? Jadi ketua umum? Kayaknya saya enggak ada potongan untuk jadi ketua umum PPP. Itu udah ya paling top nya itu jadi sekjen kayaknya," ungkap Arsul di Kawasan Jakarta Pusat, Minggu (24/11).

Advertisement

Arsul mengatakan kali ini sudah ada beberapa nama yang disiapkan untuk maju dalam pemilihan ketua umum. Mulai dari Suharso Monoarfa, Arsul Sani, Akhmad Muqowam, Amir Uskara dan Margiono.

"Kalau pun yang ada saat ini kan ada beberapa yang disebut di antaranya pelaksana tugas ketum, Mardiono, Arsul Sani, Muqowam, ada juga ketua fraksi PPP Amir Uskara waketum itu yang disebut punya peluang maju sebagai ketum PPP," kata Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (19/11).

Advertisement

Caketum PPP Milenial

Arsul menjelaskan tidak menutup kemungkinan pengganti dari Romahurmuziy adalah kaum milenial. Dia menjelaskan mulai dari Suharso Monoarfa, Arsul Sani, Akhmad Muqowam, Amir Uskara dan Margiono pun terdapat dalam bursa tersebut.

"Ya tidak tertutup kemungkinan ya," kata Arsul.

Walaupun nantinya tidak ada milenial yang menduduki kursi ketua. Tetapi dia berharap milenial bisa jai bagian dari PPP.

"Paling tidak kalau pun tidak ketua umum nya milenial, pengurusnya harus sebanyak milenial dan perempuan. Kita jangan kalah sama Pak Jokowi," ungkap Arsul.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.