LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Anies dapat laporan banyak intimidasi saat pencoblosan Pilgub DKI

Anies Baswedan mengaku banyak mendapat laporan adanya intimidasi saat pencoblosan Pilkada DKI 15 Februari 2017. Namun laporan ini perlu diverifikasi lagi sembari menyiapkan langkah hukum. Anies berharap kejadian serupa tidak terulang jika Pilgub dua putaran.

2017-02-25 18:27:00
Pilgub DKI
Advertisement

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan melakukan pertemuan tertutup dengan komunitas Forum Anak Jakarta (FAJ) di Restoran Makita, Jalan Kampung Melayu Besar, Jakarta Timur, Sabtu siang (25/2). Anies menuturkan, pertemuan membahas temuan adanya intimidasi di beberapa TPS saat pencoblosan Pilkada Jakarta 15 Februari 2017.

"Di banyak tempat, intimidasi terutama terkait dengan sesudah jam 12 siang. Ketika orang banyak sekali menggunakan surat keterangan, ternyata pak petugas tidak selalu yang kenal dengan warga. Dan pengamanannya tidak selalu dilaksanakan dengan baik. Maka banyak yang jebol," kata Anies, di lokasi, Sabtu (25/2).

Namun laporan tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut sembari menyiapkan langkah-langkah hukum jika memang terbukti. Dia berharap intimidasi itu tidak terjadi lagi jika Pilgub DKI digelar dua putaran.

Advertisement

"Sejak kemarin, kami sudah dengar cerita (intimidasi) itu semua. Namun, Kita fokus pada pemenangan. Dan kami berharap itu tidak terulang," tegas Anies.

Sebelumnya, Anies sempat menyayangkan sikap aparat di beberapa TPS yang cenderung acuh ketika terjadi insiden intimidasi.

"Kita merasa begini, kalau warga negara melanggar hukum maka ada negara yang bertanggungjawab dengan penegakan hukum. Tapi kalau negara melanggar hukum maka aturan adabnya yang hilang, peradaban itu hancur jika pemegang negara melanggar hukum, itu yang hancur peradaban bukan yang lain-lain. Karena peradaban ditata menggunakan aturan," kata Anies, di kediaman Fahira Idris, di Kompleks Puri Asri, Jalan Duren Tiga Selatan, Sabtu (25/2).

Advertisement

Anies mengimbau aparat kepolisian yang berjaga di semua tempat bisa berlaku adil. "Karena kita menemukan polisinya diem saja liat orang diintimidasi. Jangan lah, tunjukan bahwa polisinya kepolisian negara RI bukan kepolisian sekelompok orang," tandasnya.

Baca juga:
Kunjungi BJ Habibie, Sandiaga Uno diberi selamat masuk putaran 2
Sandi incar suara di Jakbar dan Jakut pada putaran kedua pilgub
Pembelaan Anies-Sandi saat dicibir soal gagasan DP rumah nol rupiah
Jenguk AniesSandi, Anies janjikan cuti PNS yang istrinya melahirkan
Sandiaga janjikan hunian tanpa DP di lokasi strategis Jakarta
Golkar akan panggil Titiek Soeharto soal pertemuan dengan Anies

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.