Anies Baswedan tegaskan bukan kader Gerindra atau PKS
Anies Baswedan tegaskan bukan kader Gerindra atau PKS. Anies meminta agar semua pihak tidak mempersoalkan partai pengusung mama yang lebih berhak mengisi kekosongan jabatan Wagub DKI. Dia menyebut untuk sosok pengganti tersebut merupakan kewenangan dari pimpinan partai pengusung.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan dirinya bukanlah kader Partai Gerindra ataupun Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sehingga pada saat penyelenggaraan Pilpres DKI Jakarta 2017, Anies mengaku dirinya merupakan bagian dari nonpartisipan atau independen.
"Memang saya tidak pernah di mana-mana. Saya ada sebagai nonpartisan dari dulu," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (24/8).
Oleh karena itu, Anies meminta agar semua pihak tidak mempersoalkan partai pengusung mama yang lebih berhak mengisi kekosongan jabatan Wagub DKI. Dia menyebut untuk sosok pengganti tersebut merupakan kewenangan dari pimpinan partai pengusung.
"Tidak perlu dikait-kaitkan dengan yang lain, itu saja," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerinda DPRD DKI Jakarta Iman Satria meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menunjukkan jati dirinya sebagai perwakilan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atau Partai Gerindra.
Menurut dia, hal tersebut dapat dijadikan penentuan sosok pengganti Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.
"Pak Anies dari dulu malu-malu. Pak Anies supaya orang enggak bingung, Pak Anies itu warnanya apa," kata Iman saat dihubungi di Jakarta, Kamis (23/8).
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anies belum terima nama pengganti Sandiaga Uno dari partai pengusung
Fokus urus Jakarta, Anies tak masuk tim pemenangan Prabowo-Sandiaga
Di perayaan HUT PAN, Anies Baswedan singgung Sandiaga berbaju biru
4 Fakta terbaru MRT, sebentar lagi akan dinikmati warga Jakarta
Usai bertemu KSPI, Anies janjikan peningkatan UMP
Memprihatinkan, begini kondisi JPO di Blok M