LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Anas Cerita SBY juga Pernah Tak Undang Satu Parpol Koalisi Kumpul di Istana

Sebelumnya, Jokowi mengumpulkan enam ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (2/5). Tetapi, NasDem yang tergabung dalam koalisi pemerintahan tak diundang Jokowi.

2023-05-06 10:46:18
Anas Urbaningrum
Advertisement

Mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum mengungkap, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa kali menggunakan Istana sebagai tempat pertemuan. Hal ini berbeda dengan pernyataan Demokrat yang menyindir Presiden Joko Widodo yang mengumpulkan ketua umum partai pro pemerintah di Istana.

"Banyak yang bertanya ke saya apakah dulu waktu periode Presiden SBY pernah ada pertemuan partai koalisi di Istana? Yang jelas pernah beberapa kali," ujar Anas dalam keterangannya, Sabtu (6/5).

Menurut Anas, SBY ketika itu juga pernah tidak mengundang salah satu partai koalisi pendukungnya. Tetapi, konteksnya berbeda dengan Jokowi yang tidak mengundang Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Advertisement

"Ada juga pertemuan partai koalisi di Istana, tetapi salah satu partai koalisi tidak diundang. Tentu konteks tidak diundangnya berbeda dengan kejadian periode Presiden Jokowi," kata Anas.

Jokowi Tak Undang NasDem

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan enam ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (2/5). Pertemuan itu, disebut agenda halal bi halal dan berdiskusi bagaimana kondisi perekonomian Indonesia di masa depan.

Advertisement

Namun, Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief menilai pertemuan Jokowi dan para ketua umum di Istana tidak etis.

"Istana itu kan tempat presiden memimpin para bawahannya. Ketua umum pimpinan partai politik itu kan bukan bawahannya. Jadi menurut saya enggak etis sih mempertontonkan itu di depan rakyat," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (3/5).

Dia menyarankan Jokowi agar tidak menggunakan fasilitas negara jika ingin mengumpulkan para ketua umum parpol.

"Kalau mau kongkow-kongkow ya silakan di rumah di tempat mana gitu tempat yang tidak mengandung unsur negara, silakan aja. Mau di kafe kek, mau di rumah ketua partai lain kek," ujarnya

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.