LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Alasan Jokowi Pilih Kumpul di Restoran Plataran Menteng Usai Unggul Quick Count

Alasan Jokowi Pilih Kumpul di Restoran Plataran Usai Unggul Quick Count. "Nostalgia saja dulu kan waktu deklarasi sama Kiai Ma'ruf kan di sini. Begitu menang ya kembali lagi di sini," ujarnya.

2019-04-18 18:59:11
Jokowi-Ma'ruf Amin
Advertisement

Restoran Plataran Menteng, kembali dipilih Joko Widodo untuk berkumpul bersama para pimpinan partai koalisi pengusungnya. Jokowi bersama pasangannya, Ma'ruf Amin melakukan rapat satu jam membahas hasil hitung cepat Pilpres 2019.

Pada 9 Agustus 2018, di tempat yang sama, Jokowi memulai langkah menghadapi pertarungan mempertahankan kursi RI 1. Saat itu, dia mengumumkan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden.

Dalam pertemuan singkat bersama ketum partai politik, serta ketua timsesnya Erick Thohir, Jokowi bicara mendapatkan ucapan selamat kesuksesan penyelenggaraan pemilu dan membahas hitung cepat 12 lembaga survei yang memenangkan dirinya. Sampai rencana rekonsiliasi dengan capres 02 Prabowo Subianto.

Advertisement

Saat ditanya mengapa restoran Plataran, Jokowi mengatakan sebagai nostalgia mengawali Pilpres 2019.

"Nostalgia nostalgia. Ya tidak apa-apa kan diulang lagi di sini," ujar Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.

Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris TKN Ahmad Rofiq. Sekretaris Jenderal Perindo itu menuturkan Plataran sebagai tempat 'keramat'. Dia menolak disebut pertemuan kedua sebagai bagian akhir.

Advertisement

"Nostalgia saja dulu kan waktu deklarasi sama Kiai Ma'ruf kan di sini. Begitu menang ya kembali lagi di sini," ujarnya.

"Jadi tempat keramat di Plataran. Mengawali dan memulai dari sini," jelasnya.

Rofiq menerangkan, suasana pertemuan kedua ini berbeda saat deklarasi lalu. Katanya jauh lebih rileks karena tinggal menunggu penetapan resmi KPU.

"Ya beda kalau dulu kan banyak sekali apa yang dibicarakan kalau sekarang kan sudah lega tinggal menunggu hasil. Sudah memetik hasil dari jerih payah," kata dia.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.