LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Aksi walk out SBY membuat seolah kubu Jokowi tidak fair

Karding juga menjelaskan, saat acara tersebut memang ada kesepakatan dengan KPU bersama dengan paslon bahwa tidak boleh membawa atribut. Para relawan yang membawa atribut menurut dia berada di lokasi berbeda. Dan bentuk spontanitas para pendukung dari masing-masing paslon.

2018-09-24 11:27:48
Pilpres 2019
Advertisement

Sekretaris Jenderal PKB, Abdul Kadir Karding menanggapi sikap walk out Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari deklarasi kampanye damai di Monas pada Minggu (23/9). Karding menjelaskan, teriakan-teriakan menyatakan dukungan kepada Jokowi tidak perlu dipermasalahkan. Sebab teriakan tersebut menurutnya adalah bentuk dukungan dan semangat.

"Sama sekali tidak menyangkut pribadi atau kelemahan-kelemahan dari Pak SBY. Itu yang saya pahami. Sehingga menurut saya tidak ada masalah," kata Karding ketika dihubungi di Jakarta, Senin (24/9).

Karding juga menjelaskan, saat acara tersebut memang ada kesepakatan dengan KPU bersama dengan paslon bahwa tidak boleh membawa atribut. Para relawan yang membawa atribut menurut dia berada di lokasi berbeda. Dan bentuk spontanitas para pendukung dari masing-masing paslon.

Advertisement

"Sehingga menurut saya tidak bijak juga kalau isu ini kemudian menimpakan kesalahan kepada seakan akan membangun persepsi publik kubu Jokowi tidak fair," ungkap Karding.

Diketahui, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih walk out saat menghadiri kampanye damai di Monas, Minggu (23/9). Gara-garanya, maraknya atribut kampanye dan teriakan relawan Projo, pendukung Jokowi saat SBY dan rombongan melintas menggunakan golf car.

Aksi Projo di acara kampanye damai itupun mengundang reaksi dari sejumlah kader Demokrat. Wasekjen Demokrat Andi Arief salah satunya. Dia menuntut agar Projo meminta maaf.

Advertisement

"Projo jangan seenak udel, aturan dibuat bukan untuk sakkarepe dewe. Nanti kader Demokrat seluruh Indonesia marah melihat kalian memperlakukan simbol Partai Demokrat. Jangan hitung keberanian anda, kalkulasi juga kenekatan orang lain," tulis Andi di Twitternya yang telah mempersilakan merdeka.com mengutipnya.

Baca juga:
Prabowo sempat tanya Sandiaga: Pak SBY dimana ya?
Prabowo soal walk out: SBY penuh perhitungan, teliti dan tertib
Teriakan 'Bang dukung Jokowi' bikin SBY walk out
SBY walk out, Sandiaga juga mengaku diprovokasi pendukung Jokowi
Kesaksian Sekjen PAN dengar yel-yel Projo yang bikin SBY walk out
SBY walk out kampanye damai, PSI maklum 'Dia berhak marah dan kecewa'

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.