LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Akbar Tandjung heran elektabilitas Ical tak naik-naik

Padahal, tiap hari Ical terus beriklan di televisi.

2013-08-04 22:13:59
Capres 2014
Advertisement

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengaku heran dengan rendahnya elektabilitas Aburizal Bakrie (Ical) dalam beberapa survei akhir-akhir ini. Padahal, setiap hari sudah beriklan di televisi.

Tak hanya melalui televisi, namun juga lewat lawatan-lawatannya ke daerah. Pernyataan tersebut dikemukakan Akbar Tandjung, usai menghadiri acara silaturahmi dan buka bersama kader Partai Golkar di Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8).

"Meski elektabilitasnya rendah, kami tetap optimistis majunya Ical sebagai capres akan membuahkan hasil maksimal," ujarnya.

Akbar kembali menegaskan, tidak akan mengevaluasi pencapresan Ical, apalagi membatalkannya. Sebab, pencapresan pemilik perusahaan Bakrie Group tersebut merupakan keputusan dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) partai.

"Kecuali jika ada Rapimnas lagi yang memutuskan untuk mengevaluasi pencalonan beliau (Ical)," jelasnya.

Menurut Akbar, pihaknya tetap akan mencermati hasil survei. Hal ini penting agar Golkar bisa menangkap respons publik terhadap pencapresan Ical. "Kita harus mencermati. Supaya yang bersangkutan bisa terpilih dan menang," tandasnya.

Akbar menilai, rendahnya elektabilitas Ical tidak lepas dari kerja mesin partai yang belum optimal. Menurutnya, soliditas kader memenangkan Ical belum seperti yang diharapkan. Hal itu berbeda dengan elektabilitas partai yang menurut survei masih berada dalam posisi teratas.

Sebelumnya, saat kunjungannya ke Kota Solo beberapa waktu , Ical juga mengakui jika elektabilitasnya sebagai capres berdasarkan hasil survei belum sesuai harapan. Namanya sebagai capres tak pernah menduduki peringkat peringkat teratas. Hal ini menurut Akbar seharusnya menjadi lampu kuning bagi partainya.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.