LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Akbar Faizal minta Freeport pecat Chappy karena bentak anggota DPR

Akbar menilai, perilaku Chappy membentak anggota DPR dari Fraksi Hanura Mukhtar Tompo tidak beretika bahkan disebutnya tindakan barbar. Akbar meminta Freeport memecat Chappy Hakim atas perilakunya terhadap anggota DPR.

2017-02-09 21:29:04
Freeport
Advertisement

Anggota DPR dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) Akbar Faizal geram dengan insiden yang terjadi saat rapat dengar pendapat antara Komisi VII dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim. Akbar menilai, perilaku Chappy membentak anggota DPR dari Fraksi Hanura Mukhtar Tompo tidak beretika.

"Dengan ini saya menyatakan protes keras. Perilaku barbar Presir Freeport ini sekaligus pernghinaan besar kepada Indonesia" tegas Akbar Faizal melalui pesan tertulisnya yang diterima merdeka.com, Kamis (9/2).

Akbar meminta Chappy Hakim segera minta maaf. Tidak hanya itu, dia juga meminta manajemen pusat Freeport Internasional meminta maaf kepada Mukhtar Tompo secara pribadi dan kepada DPR secara institusi, serta kepada pemerintah Indonesia.

Advertisement

Tidak cukup sampai di situ, Akbar meminta Freeport memecat Chappy Hakim atas perilakunya terhadap anggota DPR. "Meminta manajemen atau kantor pusat Freeport Internasional untuk memberhentikan saudara Chappy Hakim sebagai Presdir PT Freeport Indonesia," ujar Akbar.

Akbar juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk menghentikan sementara seluruh perjanjian dan kesepakatan dengan Freeport hingga batas waktu yang belum ditentukan. Menurutnya, sikap keras ini perlu untuk menegakkan kehormatan Indonesia. Sebab, Mukhtar Tompo adalah anggota DPR yang mendapat mandat resmi berdasarkan konstitusi sebagai wakil rakyat.

Untuk diketahui, Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan 12 Perusahaan Tambang yang salah satunya PT Freeport Indonesia berlangsung panas. Saat RDPU memasuki sesi akhir, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Chappy Hakim marah ke Anggota Komisi VII DPR Mukhtar Tompo.

Advertisement

Mukhtar bercerita awalnya meminta sikap konsisten dari PT Freeport Indonesia terkait pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur.

"Konsisten yang saya maksud internal Freeport sendiri, atau Freeport dengan lembaga lain yang menjadi mitra dalam membangun smelter. Selama ini lain jawaban Gresik, lain jawaban Freeport," kata Mukhtar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/2).

Usai melontarkan pernyataan tersebut, Politikus Hanura itu langsung menghampiri Chappy Hakim untuk bersalaman saat rapat telah dinyatakan ditutup. Namun, saat sudah mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan Chappy Hakim, Mukhtar mengaku mantan Kasau tersebut menolak untuk bersalaman dengan dirinya.

"Dia (Chappy Hakim) sensi. Di tepis tangan, dia tunjuk dada, baju saya kena," ucapnya.

Dia mengaku, Chappy Hakim naik pitam atas pernyataannya itu. "Kau jangan macam-macam? Mana? Mana, kata kalian, tidak konsisten? Saya konsisten. Mana (tidak konsisten)?" kata Mukhtar menirukan pernyataan Chappy Hakim yang sembari marah-marah.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.