LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Airlangga ngaku sudah tahu dua partai yang akan gabung dukung Jokowi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebut mendapatkan sumber akan ada dua partai yang bergabung ke koalisi Jokowi pada bulan ini. Bahkan keduanya sudah mengadakan pembicaraan serius dengan Jokowi belum lama ini.

2018-04-07 18:32:00
Pilpres 2019
Advertisement

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebut mendapatkan sumber akan ada dua partai yang bergabung ke koalisi Jokowi pada bulan ini. Bahkan keduanya sudah mengadakan pembicaraan serius dengan Jokowi belum lama ini.

Sebagai teman koalisi, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengetahui dua partai tersebut. Meskipun dia memilih bungkam. "Ya tahu dong (2 parpol tersebut)," ucap Airlangga di Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Saat ditegaskan, 2 parpol yang dimaksud? Dia hanya menuturkan.

Advertisement

"Ya sama seperti yang disampaikan PPP. Kita ikutin saja," tutur Airlangga.

Diketahui, sebelum menyebut 2 partai, Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi mengaku sempat bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jombang.

Dalam pertemuan tersebut, SBY sempat memuji Jokowi. Yang dia yakini membuat peluang Demokrat merapat ke koalisi Jokowi. Romi pun mengungkapkan SBY sudah berulang kali bertemu Jokowi.

Advertisement

"Sebagai mantan Presiden, Pak SBY memiliki privilege yang lebih daripada Ketum yang lain, yang bisa setiap saat ketemu Pak Jokowi. Dan setahu saya, SBY sudah bertemu Jokowi beberapa kali dalam bulan terakhir ini," ungkap Romi.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
PDIP sebut #2019GantiPresiden tak cerminkan gaya berpolitik cerdas
Pilpres kian dekat, Jokowi minta relawan kerja keras dan militan
Indonesia New Media Watch duga metode Cambridge Analytic bakal diterapkan di 2019
Demi kursi Cawapres buat Airlangga, Caleg Golkar diminta turun semua
Luhut bertemu Prabowo, Ketum Golkar bilang 'lobi jalan terus silakan'
Surya Paloh tak setuju eks koruptor dilarang nyaleg di Pemilu 2019

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.