LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Airlangga minta izin nyalon Ketum Golkar, ini reaksi Jokowi

Airlangga minta izin nyalon Ketum Golkar, ini reaksi Jokowi. Presiden Joko Widodo enggan berkomentar jauh terkait isu Menteri Perindustrian Airlangga yang akan maju jadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Jokowi menyerahkan keputusan itu kepada Airlangga dan internal Partai Golkar.

2017-11-29 09:35:11
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo enggan berkomentar jauh terkait isu Menteri Perindustrian Airlangga yang akan maju jadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Jokowi menyerahkan keputusan itu kepada Airlangga dan internal Partai Golkar.

"Pak Airlangga kenapa? Pak Airlangga itu Menteri Perindustrian. Itu urusannya Partai Golkar urusannya internal Partai Golkar," kata Jokowi usai menjadi inspektur upacara di HUT KORPRI ke-46 di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (29/11).

Jokowi tidak menjelaskan apakah sudah memberikan restu kepada Airlangga untuk jadi Ketua Umum Partai Golkar. Tetapi untuk jadi Menteri, kata Jokowi, Airlangga selalu direstuinya.

"Ya kalau sebagai menteri mesti toh mau memiliki keinginan menyampaikan, biasa," kata Jokowi.

Diketahui sebelumnya, Airlangga datang menemui Jokowi pada Senin pekan lalu. Pertemuan itu dilakukan sehari setelah Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran terseret kasus korupsi megaproyek e-KTP.

Nama Airlangga pun santer di internal partai bakal menggantikan Setya Novanto. Terlebih suara kader Golkar menginginkannya menjadi ketum Golkar. Dukungan tersebut membuatnya yakin bertarung memperebutkan posisi Ketum.

"Ya kalau itu saya berterimakasih, kepada teman-teman di Kadin. Yang mensupport moral untuk saya. Insya Allah saya ikut dalam kontestasi dan menjadi ketum di Golkar," katanya seusai mengikuti acara FGD Kadin di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/11).

Airlangga mengaku cukup optimis dengan pilihannya mencalonkan diri sebagai ketum Golkar. Sebagai bentuk keseriusan, dia juga telah meminta izin kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya minta izin dibolehkan untuk ikut, karena saya kan sekarang pembantu beliau. Jadi saya minta izin. Harus lebih baik," jelasnya.

Dia belum mau bicara banyak soal target yang harus dicapai Golkar andai kata dirinya terpilih menjadi ketum pada Munaslub nanti. Termasuk soal elektabilitas Golkar yang kian terpuruk. Namun, kata Airlangga, ragam hal yang dialami Golkar beberapa waktu terakhir hendaknya membuat partai berlambang pohon beringin itu lebih berintrospeksi diri.

"Nah, pemilu masih 2019. Tentu itu untuk introspeksi saja karena kita tahu penyebabnya apa dan mudah mudahan kalau ini kita perbaiki bisa kembali pada posisi semula," harap Airlangga.

Baca juga:
HUT KORPRI ke-46, Jokowi pesan layani rakyat dengan semangat Pancasila
Jokowi sindir SMK: 80 persen gurunya normatif
Jokowi: Sekarang ramai penurunan daya beli, kita tak sadar banyak model bisnis baru
Jokowi beberkan bukti bahwa daya beli masyarakat Indonesia tak turun
Presiden Jokowi: Blak-blakan saja, dulu DPR buat UU banyak titipan
Menteri Sosial Khofifah kirim surat rahasia untuk Presiden Jokowi
Jokowi pastikan pembangunan infrastruktur berdampak pada pertumbuhan ekonomi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.