LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

AHY: Last Minutes Political Lobby itu Menarik

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka peluang koalisi dengan seluruh partai politik. Dia memperkirakan, pergerakan akan lebih terlihat pada akhir tahun, khususnya setelah verifikasi partai politik yang menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

2022-04-18 07:09:00
AHY
Advertisement

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka peluang koalisi dengan seluruh partai politik. Dia memperkirakan, pergerakan akan lebih terlihat pada akhir tahun, khususnya setelah verifikasi partai politik yang menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dari hasil verifikasi, dapat diperkirakan jumlah poros, jumlah kubu atau pasangan yang bisa diusung oleh partai politik yang terverifikasi.

"Tetapi bukan berarti akan tutup buku di tahun 2022 ini. Justru tahun 2023 dan sebagainya. Baik dalam Pemilu 2019, 2014, itu biasanya (koalisi) last minutes. Last minutes political lobby itu menarik," kata AHY kepada wartawan di Jakarta, Minggu (18/4). Dikutip dari Antara.

Advertisement

Dia ingin secara aktif melakukan komunikasi dengan seluruh partai politik menjelang Pemilu 2024.

"Kami membuka peluang dan juga ingin sekali secara aktif saya melakukan silaturahim dan berkomunikasi dengan semua parpol. Karena di dalam politik kan semuanya masih mungkin," tutur AHY.

Apalagi, tutur ia melanjutkan, saat ini masih tahun 2022 sehingga koalisi antarpartai masih belum terlalu terlihat. Dengan demikian, Partai Demokrat tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi bersama partai apa pun.

Advertisement

Adapun kriteria koalisi yang menjadi prioritas bagi Partai Demokrat adalah partai yang memiliki visi, misi, program serta platform serupa dengan Demokrat.

Setelah membangun koalisi, baru akan membahas lebih lanjut mengenai pencalonan presiden dan wakil presiden.

"Karena kalau berandai-andai dengan pasangan A dan B, misalnya, sedangkan tiket koalisinya belum mencukupi, rasanya tidak bisa berbicara lebih jauh lagi tentang itu," ucap dia.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menjelaskan bahwa yang menjadi tantangan terkait pencalonan sebagai presiden dan wakil presiden adalah memperoleh tiket pencalonan berupa pemenuhan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.

Koalisi 20 persen, menurut AHY, tidak mudah. Oleh karena itu, hal ini membutuhkan proses dan juga waktu yang lebih panjang untuk menjawab.

"Presidential Threshold 20 persen ini mempersyaratkan semua partai politik, termasuk Partai Demokrat, untuk membangun koalisi. Tahapan-nya baru sampai sana," ujar AHY.

Baca juga:
Demokrat Klaim AHY Terima Aspirasi Rakyat di Daerah soal Era SBY Dirindukan
AHY: Rakyat Merindukan Masa-Masa Ketika SBY Memimpin
SBY Tegaskan Hanya Ada Satu Matahari dalam Partai Demokrat
Ini Jawaban AHY Soal Rencana Maju di Pilpres 2024
Bangun Koalisi Pilpres 2024, AHY Buka Komunikasi dengan Pimpinan Parpol

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.