LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

AHY: Dulu saya anggap politik itu serba kotor dan mengerikan

Saat ini, AHY mengaku cara pandangnya berubah setelah mempelajari politik lebih dalam.

2018-04-12 19:36:41
Agus Yudhoyono
Advertisement

Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) blak-blakan terkait kunjungannya ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah yang bertajuk 'AHY Sowan Jateng'. Dia pun tak menampik salah satu tujuannya adalah untuk safari politik.

AHY menjelaskan, misi besarnya berkunjung ke provinsi Jawa Tengah. Ia merasa perlu melengkapi wawasan dan pengetahuan tentang Indonesia. Menurut dia, Masyarakat Indonesia begitu beragam, dan unik.

"Di dalamnya juga penuh dengan permasalahan," ujar dia, Kamis (12/4)).

Advertisement

Namun di balik itu semua, AHY juga menyelipkan perjuangan politik. Selain itu,
mengajak generasi muda dan masyarakat Indonesia agar mau berpartisipasi dalam proses politik.

"Orang mengatakan dengan mengait-ngaitkan dengan konteks politik, saya tidak menyangkal karena ini sebagian dari ikhtiar, bagian dari perjuangan politik," ujar dia.

Sebelumnya, AHY merupakan Tentara Nasional Indonesia. Setelah 16 tahun berkarir, putra pertama SBY itupun banting stir dan memilih terjun ke dunia politik dengan maju Pilgub DKI Jakarta 2017. Pangkat terakhirnya di TNI adalah Mayor.

Advertisement

"Hikmah dengan keputusan yang saya ambil untuk mengakhiri karir di TNI dan masuk kepada pengabdian masyarakat yaitu sekarang saya punya kesempatan dan waktu untuk bisa mengunjungi berbagai daerah di Indonesia," ujar dia.

Saat ini, AHY mengaku cara pandangnya berubah setelah mempelajari politik lebih dalam. "Dulu saya menganggap politik itu serba kotor, serba mengerikan karena yang saya dengar segala cara dihalalkan yang penting bisa menang," ujar dia.

"Ternyata setelah saya pelajari lebih lanjut tidak selalu seperti itu. Ada pilihan-pilihan yang bisa kita ambil dan cara-cara baik yang beretika yang bisa kita lakukan dalam kompetisi politik. Saya memilih untuk menggunakan cara-cara itu (cara-cara baik)," ujarnya.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
AHY ibaratkan medsos dengan pisau, bisa potong sayur atau menusuk orang
Warga tanya banyak kader Demokrat terjerat korupsi, ini reaksi AHY
Santri Ponpes Wali Semarang samakan AHY dengan tokoh pewayangan Arjuna
AHY soal maju Pilpres: Saya ini tahu diri
Demokrat sebut pertemuan AHY dan Gibran tak berkaitan dengan arah koalisi

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.