Ahok yakin PDIP tak deklarasi cagub-cawagub DKI dalam waktu dekat
Ahok melihat pengalaman saat Pilgub DKI 2012, di mana saat itu PDIP mengusung Jokowi dan dirinya sebagai pasangan.
PDI Perjuangan (PDIP) masih belum memutuskan bakal mengusung siapa di Pilgub DKI 2017. Mereka mempunyai tiga skenario di mana salah satunya adalah memasangkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat.
Ahok mengaku tidak yakin PDIP bakal deklarasi dukungan dalam waktu dekat karena belum ada komunikasi langsung dengan partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Saya kira PDIP tidak deklarasi begitu cepat," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/8).
Ahok melihat pengalaman saat Pilgub DKI 2012, di mana saat itu PDIP bersama Gerindra mengusung Jokowi dan dirinya sebagai pasangan. Dirinya mengaku ingat jika keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri justru baru keluar menjelang penutupan pendaftaran pasangan calon di Komisi Pemilihan Umum.
"Waktu 2012 hitungan jam (tutup pendaftaran) telepon saya. 'Eh kami diminta Bu Mega (kamu) dampingi Pak Jokowi'. Habis itu saya cepat-cepat datang dari DPR, langsung dikasih baju kotak-kotak," ujar Ahok mengisahkan.
Diketahui sebelumnya, Ketua DPD DKI Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi menyebut PDI-P akan mendeklarasikan dukungannya kepada Basuki Tjahaja Purnama pada 17 Agustus 2016 mendatang.
Baca juga:
Ahok dukung Sekda DKI jadi bakal cawagub Sandiaga Uno
Ahok sesumbar peluang menang Pilgub besar saat masih independen
Kemungkinan duet dengan Djarot, Ahok bilang tanya saja ke PDIP
Pesan Surya Paloh agar Ahok dan Risma berhenti bertikai
Serangan politik menohok Sandiaga Uno buat Ahok
Berebut restu Megawati di Pilgub DKI Jakarta 2017