Ahok soal duet dengan Djarot: Peluang ada, kita kan bukan talak tiga
Ahok juga yakin Heru akan mengerti jika pada akhirnya dia memilih berpasangan dengan Djarot.
Bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama membantah adanya kesepakatan antara dirinya dengan Djarot Saiful Hidayat terkait persiapan Pilgub DKI 2017. Ternyata ada cerita di balik dipilihnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono sebagai wakilnya.
Awalnya, Ahok ingin menggandeng Djarot sebagai pasangannya, namun lantaran belum mendapatkan restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Djarot tidak bisa memberikan jawaban. Sehingga, dipilih lah nama Heru dari kalangan PNS.
Dalam suatu pembicaraan, Ahok sempat bertaruh, apabila teman Ahok tidak berhasil mengumpulkan 1 juta dukungan untuk dirinya dan Heru, dia memutuskan akan maju bersama Djarot melalui PDIP.
"Enggak (ada kesepakatan), kan sejuta pasti kecapai dari mereka. Kecapai kok sama stok yang lama sampe 1 juta. Sekarang kan bukan itu isunya, isu yang sekarang kan kita enggak tahu apa. Pendaftaran masih lama Agustus," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Rabu (1/6).
Meski membantah, Ahok menyebut masih terbuka peluang dirinya kembali menggandeng mantan Wali kota Blitar itu. Ahok mengibaratkan kesempatannya mengajak Djarot maju lagi dalam Pilgub seperti sebuah perkawinan.
"Di mana-mana kalau suami istri rujukan itu ada peluang. Kan bukan talak tiga, ini bukan talak tiga kan?," terangnya.
Saat ditanya, bagaimana kira-kira respon Heru bila nantinya Ahok berubah pikiran untuk meminang Djarot? Dia mengklaim Heru akan mengerti niatannya itu. Sebab, lanjut Ahok, saat ini dirinya belum pasti maju dengan Heru karena target sejuta KTP dukungan belum tercapai.
"Namanya juga saling pengertian, bukan selingkuh dong, kan belum kawin. Istri jatah dua kan masih kurang, 4 toh," pungkasnya.
Baca juga:
Maju pilgub diusulkan mundur, Ahok bilang 'Lu takut amat sama gua'
Djarot: Banyak orang katakan yang terbaik itu Ahok dan saya
Parpol-parpol merapat ke PDIP berharap diajak koalisi di Pilgub DKI
Djarot bantah PDIP galang koalisi gemuk untuk lawan Ahok
Ketika Mega sebut Ahok kurang ajar
Kesepakatan Ahok & Djarot, berduet jika 1 juta KTP tak terkumpul
Cucu Bung Karno ikutan berebut kursi DKI 1